Gas Turbin, Mesin Spesial Kapal Perang dan MBT yang Rakus BBM

Peristiwa tabrakan antara kapal perusak (destroyer) AL AS USS Fitzgerald (DDG-62) dengan kapal kargo ACX Crystal, menyisakan satu pertanyaan saat membaca spesifikasi teknis kapal perang yang digadang tercanggih di dunia itu.

Pertanyaan yang sampai pada penulis adalah perihal “mesin gas turbin”.

Ya, di banyak laman ditulis bahwa USS Fitzgerald (DDG-62) seperti halnya banyak kapal perang AL AS lainnya, digerakkan oleh mesin gas turbin. Dalam kasus Fitzgerald, penggeraknya adalah empat unit mesin gas turbin LM 2500 buatan General Electric.

Meski mesin jenis ini lebih boros bahan bakar ketimbang mesin diesel, namun 4 keunggulannya (dibanding diesel) membuat perancang kapal yang masuk dalam Arleigh Burke-class ini bersikukuh memasangkan gas turbin sebagai dapur pacu kapal ini.

Keempat keunggulan mesin gas turbin ketimbang diesel konvensional adalah power level yang tinggi (rasio daya dorong per berat yang tinggi), berbagai kemudahan operasional di lapangan, dimensi yang ringkas, serta level kebisingan mesin yang rendah.

Mesin gas turbin dikenal mampu meminum bahan bakar apa saja, asalkan masih memenuhi standar baku dan titik nyala BBM tersebut memenuhi syarat.

Daftarnya bisa jadi bikin tercengang, yaitu mulai dari minyak tanah, diesel fuel, bensin (gasoline) hingga bahan bakar pesawat jet (JP-series). Meski demikian ada yang wajib diperhatikan dalam pemakaiannya, yaitu BBM beda jenis tak boleh dicampur.

Dengan kata lain, tangki bahan bakar harus dikosongkan dulu jika bahan bakar beda jenis akan dipakai.

Kendati jeroan mesin gas turbin lebih rumit ketimbang diesel, namun karena sifat modularnya, perawatan atau penggantian komponen mesin gas turbin malah lebih simpel daripada mesin diesel.

Sifat modularnya membuat komponen mesin turbin yang rusak dapat diganti dengan cepat.

Prinsip kerjan mesin gas turbin sesungguhnya amat mirip – kalau tak mau disebut sama – dengan mesin jet yang kita kenal selama ini.

Udara dihisap kipas (turbin) untuk dimampatkan (compressed) dan dibakar bersamaan dengan injeksi bahan bakar. Pada mesin gas turbin, energi hasil pembakaran tersebut dikonversi untuk memutar poros (shaft) yang menggerakkan poros penggerak.

Dalam hal mesin gas turbin untuk kapal, yang digerakkan adalah poros baling-baling (screw) kapal.

Tak hanya untuk kapal perang, nyatanya mesin gas turbin juga dipakai militer AS untuk alutsista lain, di antaranya tank tempur utama atau MBT (main battle tank) M1 Abrams.

Mesin Honeywell AGT1500 dimasukkan ke kabin mesin MBT Abrams di Camp Coyote, Kuwait, February 2003. Foto: wikipedia

MBT yang bobot maksimumnya berkisar 72 ton itu dibekali mesin gas turbin AGT1500 buatan Honeywell yang dengan tenaga besarnya mampu membuat akselerasi Abrams dari posisi diam hingga kecepatan 30 km/jam hanya perlu 7 detik saja.

Kecepatan maksimum Abrams di jalan raya beraspal menurut rilis resmi adalah 70 km/jam, namun jika dihitung secara teoritis (daya mesin dibanding bobot) MBT andalan AD AS ini sesungguhnya bisa diajak ngebut sampai 90 km/jam!

Hanya karena keterbatasan daya tahan suspensi dan sistem roda rantai (track) Abrams sajalah yang membuat AD AS membatasi kecepatan Abrams.

Jika bicara kelemahan, mesin gas turbin memiliki satu kelemahan fatal yaitu boros bahan bakar. Kelemahannya inilah yang membuat mesin diesel masih amat banyak aplikasinya.

Ambil contoh kasus tank Abrams. Sudah bukan rahasia lagi kalau konsumsi bahan bakar Abrams kerap membuat pusing para perwira logistik AD AS.

Sebagai gambaran, untuk menghidupkan AGT1500 saja dibutuhkan tak kurang dari 41 liter BBM! Pada kondisi pergerakan dan kecepatan ideal pun konsumsi mesin gas turbin Abrams ini jauh dari kata irit, yaitu sekitar 115 liter per jam operasi, atau jika dirata-rata setiap kilometer jarak tempuhnya, MBT ini meminum sekitar 6 liter BBM!

Angka-angka konsumsi itu bisa melonjak lebih dari berlipat jika Abrams dibawa bermanuver di medan off-road.

Pada pemakaian di kapal perang pun tak beda jauh. Kapal perang bermesin diesel jelas lebih bersahabat konsumsi BBM-nya ketimbang kapal perang bermesin gas turbin.

 

Teks: antonius kk

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: