Di Hari Pahlawan, Lanud Manuhua Hadirkan 2 Prajurit Pengibar Merah Putih di Teminabuan

Hari ini, 10 November 2017, kita menundukkan kepala mengenang kembali para pahlawan, pejuang bangsa yang telah mendahului kita. Lewat upacara dan doa, kita tumbuhkan kembali gelora perjuangan yang pernah mereka teriakan.

Upacara spesial juga digelar Lanud Manuhua, Biak, Papua dalam menyambut Hari Pahlawan.

Tidak hanya upacara, Komandan Lanud Manuhua, Kolonel Pnb Fajar Adriyanto yang berkolaborasi dengan Komandan Batalyon Paskhas 468 Letkol Pas Joko Triono dan Pemda Sorong Selatan, mengadakan ziarah Taman Makam Pahlawan dan Tugu Merah Putih Teminabuan, Sorong.

Peringatan Hari Pahlawan diadakan secara besar-besaran di Teminabuan. Dasarnya adalah, Dusun Wersar Teminabuan adalah tempat pertama kali Bendera Merah Putih dikibarkan oleh pasukan PGT (Pasukan Gerak Tjepat) AURI saat operasi Trikora tahun 1962 untuk merebut kembali Irian Barat kembali ke pangkuan NKRI.

Tidak mau tanggung-tanggung, Komandan Lanud pun pada saat ziarah menghadirkan pelaku utama pengibaran bendera Merah Putih, yaitu Sertu (Pur) Kusmari (84) dan Koptu (Pur) Rebo Harton (78).

Kehadiran kedua veteran itu di TMP maupun Tugu Merah Putih, tak pelak membuat suasana penuh keharuan. Air mata pun bercucuran dari semua semua yang hadir.

Setelah 55 tahun, keduanya baru bisa kembali lagi ke tempat mereka berjuang.

Sambutan penuh suka cita disampaikan di Desa Wersar. Para penduduk mengelu-elukan kehadiran mereka.

This slideshow requires JavaScript.

Beberapa orang dari penduduk yang masih mengenal anggota PGT ini, berpelukan dan meneteskan air mata haru, tidak mengira akan bertemu kembali.

Di samping Tugu merah Putih, mereka tunjukkan nama mereka tercantum dalam prasasti.

Mereka adalah pendahulu PGT, Pahlawan Sejati, Pahlawan Indonesia.

Selamat Hari Pahlawan 2017.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: