Info

Daripada Nungguin F-35C, AL AS Pilih Jalan Singkat Perpanjangan Usia Airframe Super Hornet

Guna menambah masa pakai jet tempurnya, Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS) meluncurkan program perpanjangan masa pakai (SLEP) untuk armada Boeing F/A-18E/F Super Hornet.

Rencana ini diumumkan Departemen Pertahanan AS pada 28 Februari 2018.

Terkait hal itu, Naval Air Systems Command memberikan kontrak kepada Boeing senilai 73,2 juta dolar AS untuk melaksanakan pekerjaan peningkatan airframe hours dari empat Super Hornet pertama.

SLEP akan meningkatkan usia airframe pesawat dari 6.000 menjadi 9.000. Pekerjaan akan selesai pada April 2020.

AL AS memprioritaskan program SLEP untuk Super Hornet yang merupakan generasi pertama yang dioperasikan AL AS pada akhir 1990-an. Pesawat-pesawat ini memang sudah mencapai akhir masa pakainya.

Di luar empat pesawat awal ini, AL AS belum mengatakan berapa banyak pesawat akan melalui program SLEP. Kemungkinan besar akan mencakup sebagian besar jika tidak semua pesawat sejumlah 568 Super Hornet.

Juga tidak jelas apakah program ini akan diperluas ke pesawat serang elektronik EA-18G Growler AL AS yang akan dikirimkan. Atau Australia sebagai pengguna Super Hornet dan Growler diikutsertakan.

Setiap pesawat masa depan (termasuk yang diperkirakan untuk Kuwait) kemungkinan akan dibangun sesuai standar SLEP.

Program SLEP memang tidak bisa ditunda lagi mengingat tingginya operasional jet tempur AL AS dalam dua dekade terakhir.

Apalagi penundaan pengiriman Lockheed Martin F-35C Lightning II Joint Strike Fighter (JSF), membuat AL AS harus mencari solusi untuk mengisi kekosongan.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close