Panglima TNI: Hubungan TNI dan Wartawan Harus Kompak

0

Beberapa hari yang lalu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima pesan melalui twitter tentang adanya warga sipil yang dianiaya oknum TNI. Tidak menunggu lebih lama, Marsekal Hadi langsung memerintahkan Kapuspen TNI Mayjen M. Sabrar Fadhilah untuk mencari tahu kebenarannya.

“Saya langsung perintahkan Kapuspen TNI Mayjen M. Sabrar Fadhilah untuk menindaklanjuti, dan alhamdulillah pelakunya dapat ditemukan di daerah Semarang. Sedangkan untuk korbannya sudah kita obati,” ungkap Panglima TNI di hadapan sekitar 300 wartawan.

Hadi mengakui, ia selaku Panglima TNI tidak akan mentolerir sedikitpun setiap pelanggaran hukum yang dilakukan anggota TNI.

“Institusi TNI telah meraih kepercayaan tertinggi dari masyarakat di antara lembaga negara, saya tidak akan mentolerir setiap pelanggaran anggota TNI yang bisa merusak kepercayaan ini,” ucap Hadi lagi.

Marsekal Hadi menyampaikan kejadian ini di hadapan sekitara 300 wartawan media cetak, televisi, radio, dan online pada acara “Outbound TNI bersama Wartawan di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/7/2018).

“Sinergitas TNI dengan wartawan perlu dibina. Untuk itu, pemberitaan yang baik harus sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Yang jelas, hubungan antara prajurit TNI dan rekan-rekan wartawan harus kompak seperti ini,” urai Panglima TNI.

Menurut Marsekal Hadi, betapa strategisnya apabila TNI bisa menjaga sinergitas dengan media. Hal ini akan menjadi kunci dalam menjaga NKRI, karena dengan cara itulah solusinya bisa menjaga kebhinekaan.

“TNI juga tidak alergi apabila dikritik kalau memang kritik itu membangun. Oleh sebab itu, tugas TNI dan Polri sangat penting dalam menjaga NKRI ditambah rekan-rekan wartawan,” jelas Hadi.

Di sisi lain, Panglima TNI menyampaikan bahwa pelaksanaan outbound TNI bersama wartawan merupakan rangkaian kegiatan HUT TNI ke-73 tahun 2018, yang akan dilaksanakan pada 5 Oktober 2018.

“HUT TNI tahun ini tidak dilaksanakan secara besar-besaran, seperti yang sudah dilaksanakan pada 2017 di Dermaga Indah Kiat Cilegon Banten,” kata Hadi.

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-73, TNI juga akan menggelar lomba marathon di Mandalika, Lombok dengan tujuan memperkenalkan tempat wisata di Mandalika, yang selama ini sudah digalakkan pemerintah pusat.

“TNI perlu mendukung kebijakan pemerintah khususnya sektor pariwisata yang sedang digalakkan,” ucapnya.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply