H-1 Pembukaan Pertemuan IMF-Bank Dunia, Panglima TNI Cek Venue & Pasukan

Sehari menjelang dibukanya Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto kembali melakukan peninjauan ke sejumlah venue dan yang akan dipakai dan dislokasi pasukan TNI, Rabu (11/10/2018).

Peninjauan dilakukan di sekitar wilayah Nusa Dua Bali Convention Centre (NDBCC) sebagai tempat pelaksanaan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia.

Komplek GWK termasuk yang akan dikunjungi tamu. Panglima TNI memeriksa pengamanannya. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Tidak jauh dari NDBCC, juga digunakan Resor Sofitel sebagai tempat dilaksanakannya ASEAN Leaders Gathering (ALG), serta Hotel Peninsula yang dijadikan lokasi evakuasi udara di kawasan Nusa Dua.

Termasuk patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Jimbaran yang akan didatangi para kepala negara peserta Pertemuan Tahunan IMF-World Bank 2018.

Di sejumlah tempat yang dikunjungi, Panglima TNI mengecek segala sesuatu terkait pengamanan tamu negara. Seperti penempatan personel, jalur evakuasi (pelolosan), penempatan kendaraan pelolosan, sampai petugas di posko kesehatan.

Petugas kesehatan pun disapa Marsekal Hadi. Foto: beny adrian/mylesat.com

Begitu juga untuk jalur evakuasi melalui laut, Marsekal Hadi mendatangi pos Denjaka yang berada di belakang Resor Sofitel di Nusa Dua. Dari kejauhan terlihat sebuah kapal perang dari kelas Sigma tengah buang jangkar.

Tak jauh dari Sofitel, kembali Marsekal Hadi mendatangi satgas udara. Dua helikopter masing-masing Bell-412 dari Pusat Penerbangan TNI AD dan AS565 MBe Panther milik Pusat Penerbangan TNI AL, disiagakan untuk pengamanan serta medik udara.

Panglima TNI memeriksa heli Panther yang digunakan untuk evakuasi medis. Foto: beny adrian/mylesat.com

Begitu juga di komplek GWK, disiagakan helikopter NAS-332 Super Puma dan Bell-412.

Kepada semua personel yang ditemuinya, Panglima TNI selalu menekankan untuk menjaga kesehatan. “Jangan begadang, nanti di hari H malah sakit, kan jadi tidak berguna simulasi yang sudah kita lakukan,” pesan Marsekal Hadi.

Berbeda dengan dua heli di Nusa Dua, maka kedua heli di sektor GWK ini terlihat sekali disiapkan untuk pasukan khusus. Di kedua pintu sudah terpasang sling untuk fastrope pasukan khusus.

Awak heli Bell-412 Penerbad mendapat arahan dari Panglima TNI. Foto: beny adrian/mylesat.com

Dengan banyaknya kepala negara yang akan menghadiri Pertemuan IMF-World Bank 2018 ini, menjadi alasan mengapa TNI menggelar kekuatan cukup besar.

Sore ini direncanakan Presiden Joko Widodo akan mendarat di Bandara Ngurah Rai, Bali.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: