Bahrain Pastikan Borong 12 Helikopter Serang AH-1Z Viper Buatan Bell

Bell Helicopter menerima kontrak untuk 12 helikopter serang AH-1Z Viper dari Kerajaan Bahrain, seperti dirilis Pentagon.

Bell Helicopter Textron Inc. menerima kontrak senilai 240 juta dolar AS untuk pembuatan dan pengiriman 12 helikopter serang AH-1Z 12 Lot 16 untuk Bahrain.

Kontrak diberikan AS dibawah program Foreign Military Sales (FMS).

Modifikasi kontrak, dikenal sebagai Lot 16, adalah bagian dari program Korps Marinir AS (USMC) untuk memperoleh 189 AH-1Z. Pengerjaan diharapkan selesai Agustus 2022.

Pada 27 April 2018, Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) mengumumkan bahwa pemerintah AS telah menyetujui penjualan 12 helikopter serang AH-1Z ke Bahrain dengan nilai 911,4 juta dolar AS.

Menurut DSCA, Bahrain telah meminta 12 helikopter serang AH-1Z, 26 mesin T-700 GE 401C (24 terpasang dan 2 suku cadang), 14 rudal AGM-114 Hellfire, dan 56 Advanced Precision Kill Weapon System II (APKWS) -II) WGU-59B.

DSCA juga mencatat bahwa penjualan yang diusulkan ini akan berkontribusi pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat, dengan membantu meningkatkan keamanan sekutu besar Non-NATO yang merupakan mitra keamanan penting di kawasan tersebut.

Bell AH-1Z Viper adalah versi yang disempurnakan dari helikopter serang pertama, AH-1 Cobra. Dulu juga disebut Zulu Cobra.

AH-1Z terbaru adalah hasil dari program peningkatan helikopter AH-1 untuk Korps Marinir AS.

Diluncurkan Pemerintah AS pada 1996 dan telah dimenangkan oleh perusahaan Bell.

Perlu dicatat bahwa AH-1Z Viper dikembangkan bersama dengan helikopter angkut UH-1Y Venom di bawah program yang sama.

Beberapa tahun lalu, kedua helikopter ini, Viper dan Venom, juga termasuk ke dalam jenis helikopter yang diincar Puspenerbad TNI AD.

Teks: beny adrian

Tags

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: