Duh, Begini Nasib Tragis Pesawat Latih AS-202 Bravo TNI AU di Pasar Seni Gabusan Bantul

Akun Facebook Lulut Wahyudi pagi ini (15/3/2019) membuat hati terenyuh. Apa pasal. Ia memposting sebuah foto pesawat latih dasar TNI AU AS-202 Bravo dalam kondisi tragis.

Pesawat itu ia temukan di Pasar Seni Gabusan Bantul, Yogyakarta dalam kondisi tidak terawat bahkan nyaris terabaikan. Ia menulis begini.

Terima Kasih Bapak Danlanud Adiscipto Marsma TNI Ir. Bob Henry Panggabean, dan Bapak Kadisop Kol Andi Wijanarko beserta seluruh jajaran TNI AU Adisucipto, yang turun langsung merespon laporan satu pesawat TNI AU yang telah dijadikan momumen statik di Pasar Seni Gabusan Bantul, namun tidak dirawat dan bahkan di tumpuki Gong Besar.
Mungkin pihak pengelola tidak mengerti dan tidak mau belajar sejarah, bahwa pesawat ini dahulu – Pesawat FFA AS-202 Bravo, telah berjasa mencetak ratusan penerbang tempur handalan TNI AU yang sekarang menjaga kedaulatan dirgantara Indonesia…
Hari ini pesawat di evakuasi dibawa kembali ke Lanud Adisucipto ….

Foto: FB Bambang Trisutrisno

Sebelumnya pada 13 Maret 2019, akun FB Bambang Trisutrisno sudah mengangkat kejadian ini. Ia menulis: Duh Gusti….. Iki lek bener yo kebangetan 😭😭😡

Netizen yang gemar kedirgantaraan memang langsung bereaksi dan berang melihat kondisi ini. Bahkan ada yang menulisnya sebagai pelecehan.

Namun dari informasi yang beredar, dikabarkan bahwa mulai pagi ini akan dilakukan evakuasi pesawat Bravo ke Lanud Adisucipto, Yogyakarta.

Tidak jelas sejak kapan pesawat ini menghuni Pasar Seni Gabusan Bantul. Juga belum ada informasi nomor registrasi pesawat ini.

Semoga saja kepedulian para netizen ini bisa menyelamatkan aset bangsa yang bernilai sejarah seperti pesawat TNI AU AS-202 Bravo ini.

Pesawat AS-202 Bravo diproduksi hingga 214 unit oleh gabungan
FFA dari Swiss dan SIAI-Marchetti dari Italia. Sekitar 40 unit AS-202 Bravo pernah memperkuat Sekbang TNI AU.

Teks: beny adrian

Tags

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: