MYLESAT.COM – Sebanyak 85 Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat lll Angkatan ke-67 yang tengah mengikuti Pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) tahun 2020, tampak bersemangat membuka dan mengembangkan layar KRI Bima Suci dalam Peran Layar, Kamis (1/10).
“Meski ditengah terik matahari dan kencangnya angin Samudera Hindia, Peran Layar di rute pertama Surabaya-Lampung dilakukan dengan disiplin, senang hati dan gembira oleh para Taruna,” jelas Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) KJK 2020 Letkol Laut (P) Aris Dianto, M. Han.
Taruna diberi kesempatan mencoba mengembangkan layar. Taruna juga bisa mempraktikkan pelajaran yang diperoleh sekaligus merasakan bagaimana situasi dan kondisi saat melaksanakan Peran Layar.
Peran Layar adalah satu kegiatan untuk menyeimbangkan KRI Bima Suci dan menambah kecepatan laju kapal.
Menurutnya, sebelum melaksanakan Peran Layar, terlebih dahulu diberikan teori dan prosedur tentang pengembangan Layar.
Prosedurnya adalah melihat angin yang tepat, kemudian Perwira Jaga menyampaikan kepada Pos Komando Bahari (Kadepsenbah) memerintahkan Bostman (kepala tiang) untuk menyiapkan personel dan peralatannya yang diperlukan untuk mengembangkan layar.
Sementara dari anjungan kapal, akan meneriakkan Peran Layar sebanyak tiga kali. Setelah itu seluruh personel akan menempati pos tempurnya masing-masing.
Bostman langsung memerintahkan anggotanya mengembangkan layar dengan melihat posisi arah angin dari lambung kanan, dan memerintahkan tali Daman kiri ditarik penuh supaya layar terkembang bagus.
Setelah layar terkembang sempurna, Bostman melaporkan kembali ke Pos Komando Bahari (Kadepsenbah) bahwa layar telah terkembang sempurna. Setelah itu Pos Komando Bahari memerintahkan rapikan tali- tali dengan simpul tali.
Peran layar diawasi langsung oleh Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Waluyo, S.H., M. Tr. Hanla, Palaklat KJK 2020 Letkol Laut (P) Aris Dianto, M. Han., perwira Staflat dan perwira KRI Bima Suci.