Disebutkan Jauh Lebih Mampu dari Humvee, USAF Langsung Borong 3.230 Ranpur JLTV

0

MYLESAT.COM – Ganti jika memang saatnya harus diganti. Dalam waktu dekat, Angkatan Udara AS (USAF) akan menerima 3.230 Kendaraan Taktis Ringan Bersama (Joint Light Tactical Vehicles, JLTV) untuk menggantikan ranpur terdahulu yang sudah kenyang perang yaitu Humvee (High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle, HMMWV).

Agile Combat Support Directorate yang berada di bawah Air Force Life Cycle Management Center (AFLCMC), bekerja dengan Departemen Angkatan Darat untuk mengirimkan pengganti Humvee.

Melalui kontrak Angkatan Darat dengan pabrikan JLTV Oshkosh Defense, Divisi Peralatan & Kendaraan Pendukung direktorat tersebut, dalam kemitraan dengan USAF 441st Vehicle Support Chain Operation Squadron di Pangkalan Angkatan Udara Langley, berencana mengakuisisi JLTV mulai 2021.

Dikembangkan Angkatan Darat berdasarkan pengalaman AS bertempur di Irak dan Afghanistan, JLTV dianggap sebagai peningkatan besar dari Humvee. Ranpur ini dirancang untuk mencapai tujuan operasional dalam kinerja, muatan, dan perlindungan terhadap musuh dan memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap perangkat peledak improvisasi.

“JLTV jauh lebih mampu daripada Humvee,” kata Al Bello, kepala Divisi Mobilitas dan Kendaraan yang mengawasi Tim Produk Terpadu JLTV.

“Selain kemajuan teknologi, pengendaraan dan kenyamanan kendaraan jauh lebih baik, terutama saat melewati medan yang tidak rata. JLTV memiliki suspensi independen, tenaga yang ditingkatkan dengan mesin General Motors, dan secara keseluruhan menjadi kendaraan yang lebih baik karena teknologi yang terus berkembang,” jelasnya.

Sementara Angkatan Udara memiliki Humvee lapis baja dan non lapis baja, upaya saat ini difokuskan untuk mengganti Humvee lapis baja. Direktorat tersebut memperoleh tiga varian JLTV yang berbeda termasuk kendaraan serba guna (GP), kendaraan utilitas (UTL), dan kendaraan pembawa senjata berat (HGC).

“Misi fungsional menentukan varian dan konfigurasi kendaraan,” kata Bello.

Misi dimaksud seperti untuk keperluan Pasukan Keamanan, Kontrol Udara Taktis (TACP), dan tim ahli Bahan Peledak (EOD).

Kendaraan baru akan mulai keluar dari jalur produksi pada Januari 2021. Kemudian akan dikirim ke Naval Information Warfare Center (NIWC) Atlantic yang terletak di North Charleston untuk pemasangan peralatan khusus misi.

Asalkan tidak ada penundaan peralatan, kendaraan akan diterjunkan ke unit USAF sekitar September 2021.

Pengadaan JLTV Angkatan Udara AS adalah program jangka panjang dan diharapkan selesai pada 2045. Rencana ini untuk mengganti sekitar 125-150 Humvee per tahun.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply