MYLESAT.COM – Angkatan Udara Filipina berduka. Helikopter serba guna Sikorsky S-70i Black Hawk diilaporkan jatuh pada Rabu (23/6/2021) saat melaksanakan misi latihan penerbangan.
Menurut pernyataan media dari Colonel Jesus Villamor Air Base yang dirilis sehari kemudian, sebuah helikopter utilitas S-70i dari 205th Tactical Helicopter Wing mengalami kecelakaan beberapa mil dari Colonel Ernesto Rabina Air Base di Capas, Tarlac.
Kecelakaan terjadi saat heli melaksanakan latihan terbang malam.
Helikopter sebelumnya dilaporkan terlambat kembali ke pangkalannya di Clark Air Base, Pampanga dari perkiraan waktu semestinya. Tak lama kemudian langsung dilakukan pencarian.
Tidak ada korban selamat yang ditemukan oleh tim SAR. Setidaknya enam personel Angkatan Udara Filipina dipastikan tewas.
Menyusul kecelakaan, keseluruhan Black Hawk dikandangkan sampai akhir penyelidikan.
Latihan terbang malam adalah bagian dari kemampuan pilot dan awak S-70i Black Hawk sebelum penempatan penuh mereka untuk membantu unit garis depan dalam misi.
Meskipun dengan risiko yang melekat, kompetensi ini sangat penting dan diperlukan untuk kebutuhan transportasi dan logistik Komando Terpadu.
Juru bicara Angkatan Udara Filipina Letkol Maynard Mariano mengatakan bahwa helikopter naas ini berasal dari 205th Tactical Helicopter Wing.
Kecelakaan sedang diselidiki dan semua helikopter S-70i Black Hawk akan tetap dikandangkan sampai selesai.
Angkatan Udara Filipina mengatakan akan meluncurkan penyelidikan menyeluruh untuk menentukan keadaan insiden tersebut.
Helikopter S-70i Black Hawk yang jatuh ini adalah satu dari total 16 helikopter yang dibeli dari Polandia dalam kesepakatan senilai 241 juta dolar AS pada 2019.