MYLESAT.COM – Bintara TNI AU ini membuktikan pepatah lawas, di mana ada kemauan di situ pasti ada jalan.
Serka Misran Wahyudi, S.H., M.H., meraih prestasi akademis tertinggi dengan menerima gelar doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta. Ia berhasil mempertahankan disertasi dengan judul “Pemberlakuan Qanun Jinayat Aceh Dalam Sistem Penegakan Hukum Pidana Bagi Prajurit TNI” dengan hasil maksimal predikat cum laude.
Misran Wahyudi menyampaikan disertasinya dalam ujian terbuka gelar doktor Studi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dipimpin ketua tim Prof. Dr. H. Abdul Mustaqim., S.Ag., M.Ag dengan enam orang anggota di aula Pasca Sarj UIN Yogyakarta, Minggu (29/1/2023).
Prestasi anggota staf Hukum Lanud Adisutjipto Yogyakarta ini mendapat apresiasi tinggi dari Prof Dr H. Makhrus, SH, M.Hum, selaku promotor saat menyelesaikan Disertasinya.

Serka Dr. Misran Wahyudi, S.H., M.H mendapat dukungan penuh dari rekan kerja di TNI AU saat menjalani sidang doktoral. Foto: Dispenau
Dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Danlanud Adisutjipto yang telah memberikan izin kepada anggota TNI AU menempuh gelar Doktor di UIN Yogyakarta.
“Kami atas nama Perguruan Tinggi UIN Yogyakarta menyampaikan banyak terimakasih kepada Komandan Lanud Adisutjipto yang telah mengizinkan prajuritnya menempuh gelar doktor di kampus kami. Semoga kedepan lebih banyak lagi prajurit TNI yang mau kuliah di UIN Yogyakarta ini,” kata Prof. Makhrus.
Serka Dr. Misran Wahyudi, SH., MH, mengawali karier sebagai prajurit TNI AU melalui Sekolah Pertama Tamtama Prajurit Karier ( Semata PK) tahun 1999. Saat menyandang pangkat Tamtama, pria kelahiran Bantul ini mengikuti sejumlah pendidikan dan latihan kemiliteran.
Antara lain Sekolah Kejuruan Dasar Tamtama (Sejursarta) Teknik Pesawat Terbang (TPT) tahun 2000, Diklat Terjun Payung tahun 2001, Diklat Paralayang tahun 2002, Diklat Komputer tahun 2007, dan Susjurlata TPT tahun 2007.
Tahun 2012 melanjutkan pendidikan ke Sekolah Pembetukan Bintara (Setukba) A-23 tahun 2012 Lanud Adisoemarmo, Solo. Lulus sebagai Bintara TNI AU, ayah dari Pandu Nindyo Gupito ini mengikuti Kursus Hukum Udara, Hukum HAM dan Humaniter serta Diklat Siminfok tahun 2017.
Saat ini Dr. Misran Wahyudi, SH., MH, menjabat sebagai Bintara Pullahta Perkara Hukum Lanud Adisutjipto, Yogyakarta. Sebelumnya pernah berdinas di sejumlah satuan kerja TNI AU.
Di antaranya Sathar 32 Depohar 30 Lanud Abd. Saleh, Malang, Anggota Standevaldik Wingdikterbang dan Tamtama TPT Wingdikterbang Lanud Adisutjipto, Bamin Kaotmil III-14 Denpasar Babinkum TNI, dan Bintara Hukum Subdiskumdirga Diskumau, Jakarta.
Alumni SMA Islam-I Yogyakarta tahun 1996 ini menyelesaikan Pendidikan S1 di Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta. Sementara untuk Magister Hukum, di Universitas Udayana Bali dan tergabung dalam Peradi lulus Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di Bali pada tahun 2014.
Serka Dr. Misran Wahyudi, S.H., M.H, pernah menjadi dosen Hukum Pidana di UWM selama tiga tahun, Abdi Dalem Keparjan di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Tutor di Universitas Terbuka dan Dalang Wayang Kulit Gagrag Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat.