Ledakan di Fort Bragg, Satu Prajurit Pasukan Khusus AS Tewas

0

Sebuah ledakan menggema dari markas pasukan Amerika Serikat di Fort Bragg pada Kamis (14/9/2017) lalu. Ledakan berawal saat sejumlah personel pasukan khusus AS tengah berlatih merangkai dan mengendalikan bahan peledak.

Menurut pihak juru bicara AD AS, kejadian ini mengakibatkan terlukanya delapan personel pasukan khusus AS.

Namun menurut businessinsider.sg, insiden ledakan ini mengakibatkan tujuh prajurit terluka dan satu tewas.

Penjelasan US Army Special Operations Command menjelaskan bahwa delapan personel terluka dalam latihan demolisi yang diikuti calon dan siswa di John F. Kennedy Special Warfare Center and School di Fort Bragg.

“Prajurit yang terluka dilarikan Womack Army Medical Center untuk perawatan,” ujar Letkol Rob Bockholt, juru bicara US Army’s Special Operations Command di Fort Bragg.

Bockholt mengaku tidak tahu pasti jumlah prajurit yang terluka. Dia juga tidak bisa menjelaskan apa yang sesungguhnya terjadi.

Laporan awal menyebutkan empat personel tewas dalam insiden. Namun pejabat Angkatan Darat membantah di hari yang sama, dengan mengatakan bahwa hanya satu yang meninggal yaitu Staff Sgt. Alexander Dalida.

Staff Sergeant Alexander Dalida. Foto: Capt. Adan Cazarez

Dalida (32) adalah siswa di Special Forces Engineer Course.

Insiden ini terjadi hanya sehari setelah sebuah kendaraan amfibi yang membawa 15 Marinir AS, meledak dalam latihan Combat Readiness Evaluation di Camp Pendleton di California.

Semua Marinir berhasil lolos dari kendaraan dan dibawa ke rumah sakit untuk perawatan. Lima didaftar dalam kondisi kritis dan lima lainnya tercatat serius.

Setidaknya lebih 50.000 personel aktif AD AS ditempatkan di Fort Bragg yang berada di Fayetteville, N.C.

Komando Pasukan Khusus memiliki sekitar 23.000 prajurit.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply