Rabu (11/10/2017) lalu, sungguh menjadi hari yang menggembirakan bagi Scaled Composites yang merupakan anak perusahaan Northrop Grumman, karena berhasil melaksanakan terbang perdana pesawat eksperimental terbarunya, Model 401.
Scaled Composites bermarkas di Mojave Spaceport, Mojave, Kalifornia, AS.
Scaled Composites sudah membuat dua prototipe Model 401 untuk pembeli yang tidak disebutkan dengan maksud untuk untuk mempertunjukkan kemampuan canggihnya, namun dengan teknik manufaktur berbiaya rendah dan membuat pesawat yang bisa digunakan untuk research flight services.
Kedua Model 401 memiliki panjang 38 kaki dengan rentang sayap 38 kaki, berat kosong 4.000 pon.
Pesawat menggunakan mesin Pratt & Whitney JTD15D-5D, yangmampu mencapai kecepatan Mach 0,6 dan terbang selama tiga jam. Berat maksimum lepas landas 8.000 pon.
Federal Aviation Administration (FAA) sudah mensertifikasi kedua prototipe pada 19 April 2017. Sejumlah media menilai, meski sangat sedikit informasi tentang Model 401, desainnya menunjukkan bahwa pesawat diarahkan untuk low observability.
Foto Model 401 yang bereda di media sosial seperti Twitter langsung memicu perdebatan soal misi dan kemampuannya. Banyak pengamat mencatat kemiripan bentuknya dengan pesawat tanpa awak Predator C Avenger karena memiliki bentuk sayap dan ekor yang serupa.
Spesifikasi
- Kru:Â 1
- Panjang:Â 38Â kaki (12Â m)
- Wingspan:Â 38Â ft (12Â m)
- Berat kosong:Â 4.000Â lb (1.814Â kg)
- Berat kotor:Â 8.000Â lb (3.629Â kg)
- Mesin:1 x Pratt & Whitney JTD15D-5D, 3,045 lbf (13.54 kN) thrust
- Kecepatan maksimum:Â Mach 0.6
- Endurance:Â 3 jam
- Ketinggian:Â 30.000Â kaki (9.100Â m)
Teks: beny adrian