Hankam

Dekatnya Hubungan Indonesia-Jepang, Ada Monumen Curen di Yogya dan Patung Sudirman di Jepang

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Jepang Masafumi Ishii dan Penasihat Kepala Bidang Politik Susumu Takanai di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Senin (12/3/2018).

Dalam pertemuan itu Panglima TNI didampingi Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, Kapuspen TNI Mayjen TNI M.S. Fadhilah, Direktur D Bais TNI Marsma TNI Suryo Margono, dan Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono.

Dalam pertemuan itu, Masafumi Ishii mengharapkan hubungan Indonesia-Jepang semakin meningkat. “Kita sama-sama memahami hubungan sejarah Indonesia-Jepang telah berlangsung cukup lama dan sangat erat.

Hal ini ditandai dengan pemasangan patung Panglima Besar Jenderal Sudirman di Kementerian Pertahanan Jepang yang menunjukkan kedekatan hubungan kedua negara,” ujarnya.

Lebih lanjut Dubes Jepang membicarakan tentang isu-isu terkini terkait dengan perkembangan global dan isu-isu strategis di antaranya, penanggulangan terorisme, illegal fishing dan bentuk pelanggaran lainnya untuk kerjasama penanganan yang lebih baik.

Dubes Jepang menawarkan akan meningkatkan kerjasama militer kedua Angkatan Bersenjata dalam bidang pendidikan melalui pertukaran perwira siswa dan pengembangan teknologi militer di masa mendatang.

Dalam rangka meningkatkan hubungan kerjasama, akan dilaksanakan pada event yang melibatkan kapal perang Armada Jepang ke Indonesia sekitar Juli dan Oktober 2018.

Masafumi Ishii tak lupa mengucapkan terima kasih atas bantuan Indonesia terhadap korban bencana alam yang terjadi di Jepang tujuh tahun lalu.

Sementara Marsekal Hadi menyambut baik penawaran Dubes Jepang terkait kerjasama militer di bidang pendidikan dan kerjasama lainnya.

Demikian juga Panglima TNI mengharapkan perwira militer Jepang dapat mengikuti pendidikan di bidang militer terus ditingkatkan agar kedepan kerjasama kedua negara semakin erat.

Dalam kesempatan itu Panglima TNI menyampaikan kepada Dubes Jepang terkait monumen pesawat Curen buatan Jepang yang dipasang di Museum Satria Mandala, Yogyakarta. Hal ini menandai hubungan diplomatik Indonesia-Jepang selama ini cukup erat.

Kedua negara memiliki permasalahan yang sama yaitu negara terletak di wilayah bencana. Jepang memiliki pengalaman sangat luar biasa dalam manajemen bencana. Untuk itu perlu ditingkatkan kerjasama saling tukar informasi dan pengalaman dalam penanggulangan bencana.

Panglima TNI menawarkan Dubes Jepang mengunjungi Museum Penanggulangan Bencana di Sentul, Bogor.

 

Teks: beny adrian

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close