Badan Pengadaan Pertahanan Perancis, DGA (Direction Générale de l’Armement) mengeluarkan tender pada 18 Agustus 2018 untuk pengadaan sekitar 2.600 senapan penembak sniper kaliber 7.62×51 NATO.
Senapan sniper dengan spesifikasi semiotomatis ini akan menggantikan senapan sniper FR-F2 yang sudah digunakan AD Perancis sejak 1986. FR adalah singkatan dari Fusil à Répétition modèle F2.
Tender juga mencakup 6,3 juta peluru, 2.800 alat bidik malam termasuk di dalamnya 1.800 dengan image intensifiers dan 1.000 thermal sights, pemeliharaan dan pelatihan, suku cadang serta dokumentasi teknis.
Tenggat waktu pengiriman proposal diberikan pada 5 Oktober 2018.
Pada satuan tertentu AD Perancis yang bertugas di garis depan, sudah menggunakan senapan Heckler & Koch HK417 untuk menggantikan FR-F2 sejak akhir tahun lalu.
FR-F2 adalah versi upgrade dari senapan sniper FR-F1. Senapan ini dibuat oleh MAS yang sekarang berada di dalam kelompok NEXTER.
Teks: beny adrian