Kabar terbaru datang dari helikopter terbesar di dunia, Mil Mi-26 Halo, yang terbang pertama kali pada 14 Desember 1977.
Russian Helicopters mengungkapkan modernisasi helikopter angkut militer superberat Mi-26T2V dalam perhelatan pameran pertahanan Army 2018 di Kubinka, Moskow, 21-26 Agustus 2018.
Mi-26T2V mampu mengangkut beban seberat 20 ton. Heli gambot ini sukses melakukan uji terbang perdana pada 19 Agustus lalu.
Dilaporkann bahwa Mi-26T2V menerima paket terbaru avionik NPK-902V. Avionik ini meningkatkan kontrol terbang Mi-26T2V serta menjadikannya bisa terbang dalam mode otomatis.
Kokpit yang dilengkapi alat pandang malam Mi-26T2V ini dilengkapi dengan tampilan multifungsi, sementara perlindungan kru juga ditingkatkan dengan anti-blast seats.
Mi-26 didesain untuk menggantikan pendahulunya Mi-6 dan Mi-12 sebagi heli angkut berat. Karena dimensinya yang besar, dua kali luas kabin Mi-6, menempatkan Mi-26 sebagai heli terbesar di dunia.
Fungsi utama Mi-26 yang sudah diproduksi hingga 316 unit ini adalah sebagai heli angkut militer yang mampu membawa 90 prajurit bersenjata.
TNI AD dikabarkan akan membeli helikopter raksasa ini untuk memperkuat kavaleri udara Pusat Penerbangan TNI AD.
Sebelumnya di tahun 1960-an, TNI AU juga pernah mengoperasikan helikopter besar yaitu Mi-6.
Teks: beny adrian