Ada cerita yang memancing gelak tawa hadirin saat Presiden Joko Widodo membuka Mahasabha (Kongres Nasional) XI Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di The Rich Hotel, Yogyakarta, Rabu (29/8/201).
Kongres ke-XI dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun perak 25 tahun KMHDI. Menurut Ketua Presidium KMHDI Putu Wiratnaya, Kongres kali ini sangat spesial karena untuk pertama kali sejak berdiri dihadiri oleh Presiden.
Kongres dihadiri perwakilan mahasiswa Hindu Bali, Hindu Jawa, dan Hindu Kaharingan. “Cikal bakal KMHDI berasal dari Yogya, 25 tahun yang lalu,” aku Putu.
Dalam pidatonya, Jokowi membeberkan perubahan dunia yang begitu cepat saat ini dalam Revolusi Industri 4.0. Menurut Jokowi mengutip McKinsey Global Institute, kecepatan perubahan dalam Revolusi Industri 4.0 mencapai 3.000 lebih cepat dari Revolusi Industri 1.0.
Selain menceritakan dan menyampaikan sejumlah kemajuan strategis terkait dunia siber, Jokowi juga menceritakan kehebohan saat dirinya viral pada pembukaan Asian Games 2018 baru lalu.
“Waktu pembukaan Asian Games diselipkan saya naik sepeda motor. Ini kan tontotan dan hiburan untuk pembukaan yang urusan dan idenya dari EO (event organizer),” ujar Jokowi yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.
Di belakang Jokowi, layar lebar memutarkan video aksi Jokowi “jumping” menggunakan sepeda motor Yamaha FZ1 Paspampres. Jokowi pun menuturkan bahwa aksi hiburan ini malah melahirkan kegaduhan di sosial media. Terutama masalah stuntman.
“Yang diurus pas saya loncat, masa saya jumping seperti itu, presiden kok jumping. Ini kan tontonan dan hiburan, nggak perlu dipermasalahkan, masa presiden akrobatik,” urai Jokowi sambil senyum.
Jokowi juga mengakui bahwa banyak yang menanyakan kepadanya, apa betul itu Jokowi. “Itu tontonan yang sangat dahsyat, karena 99 persen yang menyiapkan adalah anak muda Indonesia,” kata Jokowi lagi.
Lalu Jokowi pun kilas balik tentang ide gila naik motor itu. “Itu sudah 1,5 tahun yang lalu dengan Pak Wishnutama,” akunya. Wishnutama Kusubandio adalah Direktur Kreatif pembukaan Asian Games ke-18.
Diceritakan Jokowi, beberapa ia bertemu Wishnutama untuk membicarakan acara pembukaan Asian Games itu. Jokowi mengaku setuju saja dengan urutan acara yang akan ditampilkan Wishnutama. “Saya setuju saja karena yang pegang profesional.”
Tapi yang kedua, kata Wishnutama dalam sebuah pertemuan, bagaimana kalau Bapak Presiden kami ajak main di pembukaan.
Singkat cerita, kepada Jokowi disodorkan tiga alternatif perform. Ada yang biasa, agak ekstrem, dan ekstrem. “Saya pilih yang ekstrem, ha ha ha ha, naik motor,” ungkap Jokowi.
Jokowi tidak lupa memuji kerja kreatif anak muda Indonesia yang bisa menampilkan sesuatu yang hebat saat pembukaan Asian Games 2018.
“Kita tidak kalah dengan pembukaan pesta olahraga di negara lain, semuanya dipegang anak muda, manajemen panggung, manajemen lighting, manajemen tari, semua anak muda, ini bisa mengangkat martabat kita,” kata Jokowi.
Kembali ke tema naik sepeda motor lalu jumping itu, Presiden Jokowi pun mengakhiri ceritanya dengan mengutip gaya bicara anak milenial.
“Kalau presiden disuruh akrobatik seperti itu, ya, gila bro, nggak lah,” ungkap Jokowi yang kemudian membuka Kongres XI KMHDI dengan memukul lesung.
Teks: beny adrian