Ogah Diminta Kembali Duduk, Pria Ini Mengamuk di Dalam KLM, 2 F-16 Segera Memburu

Gara-gara ulah kasar dan agresif penumpang berkewarganegaraan Amerika Serikat, Belanda menerbangkan dua jet tempur F-16 Fighting Falcon sesegera mungkin.

Kedua F-16 ini terpaksa mengawal sebuah pesawat Airbus A330-200 milik KLM dari Abu Dhabi ke Amsterdam setelah seorang penumpang dari Amerika mulai bertindak agresif terhadap awak kabin dan penumpang lainnya.

Perkelahian pun terjadi di dalam pesawat KLM Airbus A330-200 sekitar 30 menit sebelum mendarat di Bandara Schiphol pada Sabtu (6/10/2018).

“Seorang pria berusia 29 tahun asal Amerika bertindak agresif setelah purser memintanya kembali ke tempat duduknya,” ujar Joanna Helmonds, juru bicara Gendarmerie kepada media.

Perintah awak kabin ini sudah menjadi standar keselamatan, yaitu meminta seluruh penumpang kembali duduk karena pesawat segera mendarat.

“Kemudian terjadi perkelahian, namun awak kabin bersama penumpang lain berhasil menahan pria brutal ini,” jelas Helmonds.

Seorang pramugari mengatakan kepada surat kabar Belanda De Telegraaf bahwa orang Amerika itu mulai berteriak dan memukul dengan liar, namun para kru dan penumpang lainnya berhasil membawanya kembali ke tempat duduknya.

“Perilakunya sangat mengancam,” ujarnya. Menurutnya, pria itu tampaknya tidak berada di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol.

Dilaporkan beberapa penumpang mengalami luka ringan selama perkelahian.

Setelah ATC menerima laporan, militer Belanda segera beraksi dengan menerbangkan F-16 dan mengawalnya. Pesawat KLM ini kemudian diberikan kesempatan segera mendarat di Schiphol.

Pria yang belum diidentifikasi ini ditangkap dan dibawa ke sebuah institusi psikiatri untuk observasi.

KLM mengatakan sangat menyesalkan insiden yang tidak menyenangkan ini.

Awal bulan ini, maskapai American Airlines dari Phoenix ke Boston terpaksa dialihkan dan mendarat di Kansas, Missouri, karena seorang penumpang menolak berhenti melakukan pull-up di kabin bagasi.

Pria yang juga diminta kembali duduk oleh pramugari hingga empat kali ini juga melakukan tindakan kasar.

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: