Airbus Kembangkan Helikopter H145 Lima Blade, Norwegian Air Ambulance Jadi Operator Pertama

0

MYLESAT.COM – Airbus Helicopters mengirimkan helikopter H145 yang dibeli Yayasan Ambulans Udara Norwegia (Norwegian Air Ambulance Foundation). Apa yang unik dari heli ini adalah, menjadi versi terbaru dari helikopter ringan bermesin ganda H145 dengan lima bilah baling-baling (blade).

Helikopter yang mengusung desain inovatif ini mempunyai daya angkut yang meningkat hingga 150 kg. Itupun masih ditambah tingkat kenyamanan, simplisiti, dan konektivitas baru.

Heli telah menerima sertifikasi dari Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa pada Juni 2020 dan sekarang siap menjalankan berbagai misi.

“Saya berterima kasih kepada Yayasan Ambulans Udara Norwegia atas kepercayaan pada helikopter kami dan khususnya keluarga helikopter H145. Saya tidak sabar melihat versi baru ini beroperasi, berkontribusi pada misi penyelamatan,” ujar Bruno Even, CEO Airbus Helicopters.

Yayasan Ambulans Udara Norwegia didirikan oleh dokter Norwegia Jens Moe pada tahun 1978. Yayasan ini adalah perusahaan induk dan pemilik Ambulans Udara Norwegia.

Yayasan membawa HEMS (Helicopter Emergency Medical Services) ke Norwegia dengan membuka pangkalan pertama di dekat Oslo, menggunakan helikopter BO-105 yang disewa dari Jerman.

Saat ini Norwegian Air Ambulance mengoperasikan 13 pangkalan HEMS di Norwegia dan 4 pangkalan di Denmark menggunakan armada H135 dan H145 yang dilengkapi Helionix 100%.

Helikopter ini didedikasikan untuk mendukung pekerjaan penting Yayasan untuk meningkatkan operasi HEMS.

Helikopter bermesin ganda ringan H145 versi terbaru Airbus ini diluncurkan di Heli-Expo 2019 di Atlanta.

Sertifikasi oleh Administrasi Penerbangan Federal (FAA) sedang ditinjau dan diharapkan segera. Sertifikasi untuk versi militer H145 berbilah lima akan diberikan pada 2021.

H145 dikembangkan bersama dengan Kawasaki Heavy Industries. Pengiriman pertama oleh mitra kerja sama Jepang tersebut dijadwalkan awal tahun depan.

Helikopter dengan tampilan ciamik ini menggunakan dua mesin Safran Arriel 2E.

H145 dilengkapi kontrol mesin digital otoritas penuh (FADEC) dan rangkaian avionik digital Helionix. Mencakup otopilot 4 sumbu berkinerja tinggi, meningkatkan keselamatan dan mengurangi beban kerja pilot.

Jejak akustiknya yang sangat rendah membuat H145 menjadi helikopter paling tenang di kelasnya.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply