Setelah 5 Bulan, Saab Kembali Kirim Pesawat GlobalEye Kedua Pesanan Uni Emirat Arab

0

MYLESAT.COM – Pabrikan pesawat kebanggaan Swedia, Saab, mengirimkan pesawat kedua GlobalEye SRSS (Swing Role Surveillance System) pesanan Uni Emirat Arab (UEA) pada 30 September 2020.

Sebelumnya pada April 2020, Saab telah mengirimkan pesawat pertama GlobalEye AEW&C (airborne early warning and control). Total ada 3 pesawat yang dibeli Uni Emirat Arab sesuai kontrak tahun 2015.

“Menyelesaikan pengiriman GlobalEye kedua dalam lima bulan adalah bukti keahlian Saab sebagai produsen pesawat, penyedia sensor, dan integrator sistem besar. Saya bangga berkontribusi pada kemampuan pengawasan udara Uni Emirat Arab dengan GlobalEye, yang merupakan solusi paling canggih,” kata Micael Johansson, Presiden dan CEO Saab.

Pesawat GlobalEye adalah solusi kontrol dan peringatan dini yang juga ditawarkan Saab kepada TNI AU.

Pesawat menyediakan sistem pengawasan udara, maritim, dan darat dalam satu solusi. GlobalEye menggabungkan kehebatan sistem pengendus Erieye Extended Range Radar terbaru Saab dan berbagai sensor canggih tambahan dengan pesawat Global 6000 buatan Bombardieryang mampu terbang jarak jauh.

Radar Erieye ER adalah sistem AESA yang menggandakan efisiensi kekuatan radar dibanding iterasi Erieye sebelumnya. Radar ini memiliki jangkauan lebih dari 650 km dan dapat diperpanjang dengan memfokuskan energi radar.

Saab mengatakan, Erieye ER tahan terhadap gangguan dan fitur semua cuaca di semua domain (udara, laut, pengawasan darat), serta tingkat pelacakan yang sangat tinggi terhadap target yang diinginkan.

Selain radar, pesawat juga dilengkapi radar multimode Leonardo Seaspray 7500E AESA 360° serta tabung sensor Star SAFIRE 380-HD electro-optica/ infrared (EO/IR), sistem identifikasi otomatis (AIS), HES-21 ESM, dan countermeasures.

Dengan platform Global 6000, Saab GlobalEye AEW&C mampu terbang lebih dari 13 jam dan kecepatan tertinggi 450 knot.

Pesawat GlobalEye diresmikan oleh Saab pada Februari 2018 dan penerbangan perdana dilakukan sebulan kemudian.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply