Terbang di 50.000 Kaki, Northrop Grumman Mulai Bangun MQ-4C Triton Pertama Pesanan Australia

0

MYLESAT.COM – Pabrikan kelas dunia Northrop Grumman telah memulai proses pembuatan pesawat mata-mata tak berawak (ISR) MQ-4C Triton pertama pesanan Australia.

Dalam sebuah upacara yang disiarkan secara virtual, pembicara dari Pemerintah Australia, Royal Australian Air Force (RAAF), Kongres AS, Angkatan Laut AS dan Northrop Grumman menekankan pentingnya acara ini.

“MQ-4C Triton akan menjadi kemampuan ISR sangat penting bagi Australia,” kata Komodor Udara Terry van Haren, atase udara RAAF untuk kedutaan Australia.

“Ini sangat cocok untuk kondisi operasi Australia, mengingat kemampuan terbang tinggi, daya tahan lama, dan rangkaian sensor impresif. Royal Australian Air Force berharap mengoperasikan MQ-4C bersama ISR lainnya dan pesawat respon seperti P8A Poseidon,” ungkapnya.

Kapten Dan Mackin, direktur program Triton Angkatan Laut AS, memuji kemajuan program yang berkelanjutan dengan menyatakan, “Dengan banyak tim kami yang bekerja dari jarak jauh, tersebar secara geografis, dan melintasi banyak zona waktu, saya sangat terkesan dengan produktivitas berkelanjutan yang saya miliki dan pekerjaan hebat sedang dilakukan. Kemitraan kami tetap kuat saat kami mempersiapkan pengiriman Triton pertama ke Australia tahun 2023,” jelasnya.

“Sebagai mitra strategis dalam program pengembangan kerja sama, Australia adalah bagian penting dari pengembangan dan produksi Triton,” kata Doug Shaffer, wakil presiden, program Triton, Northrop Grumman.

Sistem ini mengubah permainan dan meningkatkan kemampuan ISR Australia serta memungkinkan Australia memenuhi kebutuhan pengawasan untuk mengelola zona ekonomi eksklusif terbesar ketiga di dunia.

MQ-4C Triton adalah program pengembangan kerja sama antara Angkatan Udara Australia (RAAF) dan Angkatan Laut AS. UAV satu ini menyediakan cakupan ISR dalam wilayah maritim yang luas sepanjang waktu.

Pesawat beroperasi di ketinggian lebih 50.000 kaki. Triton dapat mencakup lebih dari satu juta mil persegi, atau dua setengah juta kilometer persegi, lautan dan pesisir dalam satu penerbangan.

Dengan kemampuan yang super ini, memberikan awareness yang belum pernah terjadi sebelumnya pada daerah operasi.

Share.

About Author

Leave A Reply