NATO Terima Pesawat Tanpa Awak RQ-4D Phoenix Kelima dan Terakhir

0

MYLESAT.COM – Northrop Grumman Corporation mengumumkan telah mengirimkan pesawat tanpa awak (UAV) RQ-4D Phoenix kelima sekaligus yang terakhir di bawah program NATO Alliance Ground Surveillance (AGS).

“Pesawat berangkat pada Rabu, 11 November dari Palmdale, California dan mendarat hampir 20 jam kemudian pada 12 November di Pangkalan Udara Sigonella, Sigonella, Italia,” menurut rilis perusahaan.

RQ-4D Phoenix yang dikirim ini adalah UAV terakhir dari lima RQ-4D yang dipesan NATO. Northrop Grumman telah menyelesaikan pengiriman seluruh UAV ke Pangkalan Operasi Utama (MOB) dari sistem NATO AGS yang terdiri dari segmen pesawat, darat dan pendukung.

“Setelah sistem AGS NATO mencapai Serah Terima, Komandan NATO akan memiliki fleksibilitas dan redundansi yang lebih besar untuk mendukung misi melindungi pasukan darat, warga sipil dan perbatasan internasional di masa damai dan saat konflik serta misi kemanusiaan selama bencana alam,” kata Jane Bishop, wakil presiden dan manajer umum, sistem otonom, Northrop Grumman.

“Saya bangga dengan pasukan AGS NATO dan seluruh tim AGS. Kedatangan Phoenix kelima dan terakhir di Sigonella merupakan pencapaian penting bagi semuanya,” kata Komandan Pasukan AGS NATO Brigjen Houston Cantwell.

Pengadaan Alliance Ground Surveillance System adalah tanggung jawab dari NATO Alliance Ground Surveillance Management Agency (NAGSMA).

Pesawat pertama dari lima Phoenix, mendarat di Sigonella pada Kamis 21 November 2019. Disusul pesawat kedua pada 19 Desember 2019, pesawat ketiga pada 15 Juli 2020, dan pesawat keempat pada 26 Juli 2020.

Sistem AGS yang dimiliki dan dioperasikan secara kolektif oleh NATO akan memberikan kemampuan canggih yang unik untuk semua 30 anggota Aliansi.

Share.

About Author

Leave A Reply