Sudah Operasikan 9 Pesawat Patmar Boeing P-8I Poseidon, India Masih Butuh 10 Lagi

0

MYLESAT.COM – Angkatan Laut India akan menjadi operator terbesar pesawat intai maritim P-8I Poseidon. Jumlahnya akan terus ditambah dalam jumlah fantastis.

Diberitakan bahwa India menerima pengiriman pesawat patroli maritim Boeing P-8I Poseidon kesembilan.  Pengiriman pesawat diumumkan Boeing pada 18 November 2020.

P-8I kesembilan adalah pesawat pertama yang dikirimkan berdasarkan kontrak opsi, sekitar 1 miliar dolar AS untuk empat pesawat tambahan yang ditempatkan Kementerian Pertahanan India pada 2016.

Pengiriman pesawat kesembilan akan memperluas jangkauan operasi Angkatan Laut India untuk kemampuan pengintaian antikapal selam (ASW).

Angkatan Laut India adalah yang pembeli pertama dan pelanggan internasional terbesar untuk P-8,  dan baru saja menyelesaikan tujuh tahun pengoperasian armada tersebut.

Pesawat patroli merupakan bagian integral dari armada Angkatan Laut India dan telah melampaui 25.000 jam terbang sejak digunakan pada 2013.

Selain misi utama P-8I untuk pengintaian maritim jarak jauh dan operasi ASW, pesawat juga dikerahkan dalam misi bantuan bencana dan kemanusiaan.

“P-8I dengan kemampuan pengawasan dan pengintaian maritimnya yang luar biasa, keserbagunaan dan kesiapan operasional, telah terbukti menjadi aset penting bagi Angkatan Laut India. Kami tetap berkomitmen untuk mendukung modernisasi dan kesiapan misi India,” kata Surendra Ahuja, direktur pelaksana Boeing Defense India.

Boeing mendukung armada P-8I India yang terus berkembang dengan memberikan pelatihan awak udara India, suku cadang, peralatan pendukung darat, dan dukungan perwakilan lapangan. Dukungan logistik terintegrasi Boeing telah memungkinkan kesiapan armada tertinggi dengan biaya serendah mungkin.

Mission control di dalam P-8I India. Foto: @livefist

Boeing saat ini sedang menyelesaikan pembangunan Training Support & Data Handling Centre di INS Rajali, Arakkonam, Tamil Nadu, dan pusat sekunder di Naval Institute of Aeronautical Technology, Kochi, sebagai bagian dari kontrak paket pelatihan dan dukungan yang ditandatangani tahun 2019.

Pelatihan berbasis darat akan memungkinkan awak Angkatan Laut India meningkatkan kemahiran misi dalam waktu lebih singkat sambil mengurangi waktu pelatihan di pesawat yang mengakibatkan peningkatan ketersediaan pesawat untuk penugasan misi.

India mengakuisisi delapan P-8I pertama pada 1 Januari 2009 di bawah kontrak 2,1 miliar dolar AS dengan Boeing, menjadikannya pelanggan internasional pertama untuk jenis tersebut.

India juga sedang mencari untuk memperoleh sepuluh P-8I, senilai sekitar 3,2 miliar dolar, selain 8 + 1 yang dioperasikannya dan tiga lainnya sesuai pesanan.

P-8I adalah varian khusus India dari pesawat patroli maritim P-8A Poseidon Angkatan Laut AS. Angkatan Laut India membeli Poseidon untuk menggantikan pesawat turboprop pengawasan maritim Tupolev Tu-142M yang sekarang sudah dinonaktifkan.

P-8I memiliki dua komponen utama yang tidak dipasang pada P-8A,yaitu radar belakang Telephonics APS-143 OceanEye dan detektor anomali magnetik (MAD).

Pesawat juga menampilkan sistem Data Link II dan Identification Friend or Foe (IFF) yang dikembangkan oleh Bharat Electronics Limited (BEL). Data Link II memungkinkan P-8I bertukar data taktis antara pesawat Angkatan Laut India, kapal dan pasukan pantai.

P-8I Angkatan Laut India dipersenjatai rudal antikapal AGM-84L Harpoon Block II dan torpedo Mk 54 All-Up-Round Lightweight. Dengan kecanggihannya, P8I mampu melakukan operasi dalam wilayah yang luas mulai dari lingkungan maritim hingga pesisir.

Pesawat mampu menjalankan misis perang antikapal selam (ASW), perang antipermukaan (ASuW), dan misi intelijen, pengawasan dan pengintaian (ISR).

Boeing sedang membangun P-8I di fasilitas produksinya di Renton, Washington. Pesawat 737 dibuat oleh Spirit AeroSystems di Wichita, Kansas dan kemudian dikirim ke Renton di mana semua fitur struktural pesawat untuk P-8 digabungkan secara berurutan selama fabrikasi dan perakitan.

Pengujian penerimaan kualitas dan kinerja pesawat dilakukan dari Boeing Field di Seattle.

P-8 adalah turunan militer dari pesawat komersial Boeing Next-Generation 737-800ERX (737NG), yang pada awalnya dikembangkan untuk Angkatan Laut AS guna menggantikan P-3 Orion.

Selain India dan AS, pesawat ini dioperasikan dan dipesan oleh Angkatan Udara Australia (RAAF), Angkatan Udara Inggris (RAF), Angkatan Udara Norwegia (RNoAF), Angkatan Udara Selandia Baru (RNZAF), dan Angkatan Laut Korea (ROKN).

Sejatinya pesawat ini juga masuk ke dalam incaran TNI AU, yang sejak awal 1980 sudah mengoperasikan B737-200 Surveillance.

Share.

About Author

Leave A Reply