MYLESAT.COM – Helikopter karena keunikan pengoperasiannya, membutuhkan skill yang prima dari penerbang karena akan menghadapi landing spot yang variatif. Tidak hanya mendarat di bandara, heli terkadang harus mendarat di tengah hutan atau gedung bertingkat. Katakan untuk keperluan evakuasi medis atau pemadaman kebakaran gedung bertingkat.
Untuk memberikan kemampuan maksimal dalam mengoperasikan helikopter, TNI AU melengkapi faislitas latihan penerbang dengan membangun Elevated Heliport alias heliport yang ditinggikan.
Fasilitas inilah yang dikunjungi Asisten Operasi (Asops) KSAU Marsda TNI Henri Alfiandi dan Pangkoopsau I Marsda TNI Ir Tri Bowo S, MM., M.Tr.(Han) di Lanud Suryadarma, Kalijati Subang, Senin (7/12).
Dalam kunjungannya, Asops KSAU menyaksikan pengujian Elevated Heliport ini.
Asops KSAU tiba di Lanud Suryadarma dengan menggunakan helikopter NAS-332 Super Puma dari Skadron Udara 45 Lanud Halim Perdanakusuma. Kedatangannya disambut Komandan Wing 8 Lanud Suryadarma Kolonel Pnb Khairun Aslam.
Sebelum menyaksikan pengujian Elevated Heliport, Asops KSAU menerima penjelasan teknis dari Ketua Tim Uji Fungsi Kolonel Sus Mufril, S.Pd., M.M. mengenai kesiapan Elevated Heliport yang sudah dicek oleh anggota dari Tim Uji Fungsi.
Setelah melaksanakan paparan, pengujian Elevated Heliport dilakukan menggunakan helikopter EC-120B Colibri dari Skadron Udara 7 Wing 8 Lanud Suryadarma dan helikopter EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8 Wing 4 Lanud Atang Sandjaja Bogor.
Turut menghadiri Wakapuslaiklambangjaau Marsma TNI Agung Heru Santoso, Kadiskonsau Marsma TNI I.G. Made Radar, Komandan Lanud Atang Sandjaja Kolonel Pnb Fakhrizet, S.Sos., dan tim uji fungsi dari Mabesau.