Terbang Perdana 2014, Bell Berhasil Jual 6 Lagi Helikopter Bell 505 untuk Militer Jamaika

0

MYLESAT.COM – Pabrikan helikopter Bell Textron mengumumkan sebuah perjanjian pembelian yang telah ditandatangani untuk enam helikopter Bell 505 Jet Ranger X (JRX) yang dipesan Pasukan Pertahanan Jamaika (JDF) awal Februari ini.

Bell 505 akan dikonfigurasi untuk mendukung misi Keselamatan Publik dan digunakan Sekolah Penerbangan Militer Karibia (CMAS) untuk melatih pilot helikopter internasional.

“Bell dan JDF memiliki sejarah hubungan selama lebih dari 55 tahun, kami berkomitmen menghadirkan pesawat paling canggih dan ekonomis,” ujar Nicholas Peffer, Managing Director, Amerika Latin.

Pada 1963, JDF memulai operasinya dengan dua helikopter Bell 47G dan menambah armada Bell pada tahun-tahun berikutnya.

Pengiriman heli baru ini akan mengembangkan armada JDF saat ini menjadi 10 helikopter Bell, yang melayani misi SAR, evakuasi medis, bantuan bencana alam, keamanan nasional, dan operasi pelatihan militer.

“Tim yang terdiri dari pilot dan teknisi pemeliharaan kami sangat senang dengan pelatihan, dukungan, dan layanan pelanggan dari Bell,” ungkap Letkol Brian Lundy, komandan Air Wing, JDF.

Bell 505 memiliki kecepatan 125 knot (232 km/ jam) dan mampu membawa beban 1.500 pon (680 kg).

Helikopter ini memiliki lima tempat duduk yang dirancang untuk keselamatan, efisiensi, dan keandalan.

Kesamaannya dengan Bell 429 memungkinkan proses transisi pilot bisa lebih mudah saat JDF memulai operasi pelatihan.

Dengan Garmin G1000, platform ini berbagi avionik canggih yang serupa dengan pesawat Fixed Wing Trainer milik JDF dan mengurangi beban kerja pilot.

Bell Textron sendiri baru memperkenalkan Bell 505 pada 2013 dalam ajang Paris Airshow. Saat itu disebutkan sebagai Bell SLS (Short Light Single).

Setahun kemudian tepatnya 11 November 2014, Bell 505 melaksanakan penerbangan perdana. Helikopter ini disertifikasi oleh Departemen Perhubungan Kanada pada Desember 2016.

Hingga saat ini, Bell 505 sudah dioperasikan di Montenegro, Amerika Serikat, Vietnam, dan Jepang.

Share.

About Author

Leave A Reply