Dorong Perajin Tenun dan UMKM, Dekranas Gelar Seminar yang Menghadirkan 8 Istri Pejabat Negara di Labuan Bajo

0

MYLESAT.COM – Tidak main-main upaya Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur khususnya Manggarai Barat pada kelompok perajin. Tujuh ibu pejabat negara diboyong ke Labuan Bajo di Manggarai Barat untuk menghadiri “Seminar dan Workshop Mendorong Kreasi dan Inovasi Wastra Tenun dan UMKM NTT”.

Menurut Ketua Harian Dekranas, Tri Suswati Tito Karnavian, hanya acara yang dilaksanakan oleh OASE yang bisa menghadirkan begitu banyak istri pejabat negara selain Dekranas.

“Mungkin acara yang bisa dihadiri delapan anggota kabinet hanya bisa dilaksanakan OASE, menghadirkan begini banyak influencer hanya ada di Dekranas,” ungkap Tri Suswati Tito Karnavian saat memberikan sambutan pada Seminar dan Workshop Mendorong Kreasi dan Inovasi Wastra Tenun dan UMKM NTT di Inaya Hotel, Labuan Bajo (24/3/2021).

Acara yang digelar Dekranas bersama BUMN dan kementerian terkait ini memang bertaburan istri-istri pejabat tinggi negara.

Selain Tri Suswati Tito Karnavian, juga hadir Nanny Hadi Tjahjanto (Ketua Umum Dharma Pertiwi), Endang Budi Karya (Ketua Bidang Wirausaha Baru), Nur Asia Sandiaga Uno (Ketua Bidang Humas), Ana Joni G Plate (Humas Dekranas), Metty Herinda (Anggota Kewirausahaan Baru), Inong Fadjar Prasetyo (Anggota Kewirausahaan Baru), dan Veronica Yudo Margono (Anggota Kewirausahaan Baru).

Dekranas adalah organisasi nirlaba yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut, serta berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya, yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM).

Menurut Tri Suswati Tito Karnavian, pemerintah memberikan perhatian yang sangat tinggi terhadap pelaku wastra tenun dan UMKM. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang merontokkan pariwisata seperti di Manggarai Barat.

Dibenarkan Bupati Manggarai Barat Edi Endi, wilayahnya terdampak sangat hebat akibat pandemi ini. Edi mengakuinya kepada mylesat.com yang menemuinya di sela-sela workhop.

Ibu Inong Fadjar Prasetyo memeragakan kain tenun khas Manggarai Barat. Foto: beny adrian/mylesat.com

“Penurunan ekonomi hampir 80 persen, padahal PAD (pendapatan asli daerah) kami di sektor pariwisata, ekonomi terjun bebas,” ungkap Edi. Dalam kondisi ekonomi yang berat inilah, Pemerintah memberikan stimulus kepada sektor ekonomi kreatif seperti wastra tenun dan UMKM.

Dijelaskan Tri Suswati Tito Karnavian, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 35 triliun untuk membantu UMKM akibat pandemi. Selain itu, Menteri BUMN juga menerbitkan aturan yang mengharuskan pihaknya mengeluarkan 40 persen anggaran untuk belanja UMKM.

Anggaran akan disalurkan dalam bentuk bantuan modal, pinjaman tanpa bunga, dan pemberian bantuan kepada usaha kecil-mikro sehingga diharapkan ekonomi bisa bangkit di masa pandemi.

“Salah satunya acara hari ini dimana BUMN menyiapkan anggaran untuk membantu UMKM seperti penciptaan wirausaha dan juragan-juragan baru, selain mendorong dan mengawal mereka mengakses pasar menggunakan platform digital,” kata Tri Suswati.

Khususnya Labuan Bajo, Kementerian Komunikasi dan Informasi ditunjuk sebagai campaign manager yang mengusung tema Kilau Digital Flobamora (Flores, Sumba, Timor, Alor).

Selain menyampaikan program stimuli pemerintah, workshop ini juga membantu pelaku usaha UMKM untuk lebih mengenal dan memahami pola bisnis menggunakan marketplace di jejaring toko online. Workshop menghadirkan 20 pelaku UMKM sektor kerajinan dan 1.000 lebih mengikuti acara secara online.

Saat ini diperkirakan sudah 3,7 juta pelaku UMKM bermigrasi ke dunia digital, dari target 2 juta yang pernah disampaikan pemerintah.

Pada tahun 2021 ini, pemerintah fokus dalam peningkatan produk UMKM lokal untuk memberikan kontribusi kepada ekonomi lokal dan nasional. Karena itu peran serta dan campur tangan pemerintah daerah menjadi sangat penting.

Di antara marketplace atau aplikasi toko online yang diusung dalam seminar ini adalah Ladara yang digerakkan oleh anggota TNI dan disupervisi Dekranas. Brand lokal unggulan ini adalah singkatan dari Laut, Darat, Udara.

Menurut Nanny Hadi Tjahjanto, sudah 800 lebih UMKM bergabung dengan Ladara dengan 7.600 jenis produk dijual dan 5.000 user.

Selama tiga hari di Labuan Bajo, para istri pejabat negara ini dibawa berkeliling ke sejumlah destinasi wisata.

Memang letak sebuah tempat tak menjadi masalah bagi setiap orang untuk datang jika tempat itu menyimpan keindahan dan punya keunikan tersendiri. Seperti Pulau Padar yang menyita tenaga untuk mencapainya maupun Pulau Komodo yang menyimpan satu-satunya reptil purba sebagai kekayaan fauna dunia yaitu Komodo.

Di setiap destinasi yang dituju, para istri pejabat ini selalu membelanjakan uangnya yang selama ini sangat ditunggu-tunggu perajin tradisional. Baik membeli kain tenun, baju tenun, topi, cinderamata, dan sebagainya.

“Pertumbuhan ekonomi mulai terlihat, termasuk acara hari ini memberikan daya ungkit luar biasa yang menumbuhkan percaya diri masyaraakt dan pelaku usaha,” ujar Bupati Edi.

“Inilah Labuan Bajo, miniaturnya Indonesia. Ceritakan ke mana-mana bahwa Labuan Bajo itu luar biasa. Saksikanlah seluruh keindahan yang ada di Labuan Bajo, surganya dunia ada di tempat ini,” aku Bupati Manggarai Barat Edi Endi mempromosikan daerahnya.

Share.

About Author

Leave A Reply