Ketua FASI Marsekal TNI Fadjar Prasetyo Terima Hibah Cessna 150, Registrasinya PK-S398 Bikin Surprise

0

MYLESAT.COM – Ada yang spesial saat KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo membuka Jambore Aerosport – Gathering FASI dan Drone Race 2021 dalam rangka memperingati HUT TNI AU ke-75 di Lanud Surayadarma, Kalijati, Jawa Barat.

Acaranya sendiri sangat meriah. Menghadirkan begitu banyak pesawat ringan dan swayasa yang bernaung di bawah FASI. Termasuk Pramuka Saka Dirgantara dan beberapa perusahaan yang memproduksi drone inovatif.

Turut memeriahkan manuver solo aerobatik pesawat Pitts S-2B yang diterbangkan Marsdya (Pur) Eris Herryanto.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Ketua IFC di depan Cessna 150. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Selain dimeriahkan oleh komunitas pecinta kedirgantaraan, tak kalah menariknya adalah kehadiran puluhan mobil off road yang sebagian besar berasal dari komunitas 4×4 TNI AU.

Secara kebetulan KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo adalah pecinta 4×4, yang dalam kesempatan ini membawa mobil kesayangannya Land Rover Defender 90 warna hijau daun.

Panitia menyiapkan rute off road sederhana yang mengitari landasan Lanud Suryadarma. Lumayan lah untuk pemanasan, terutama bagi off roader pemula.

Usai menjajal trek off road dan membuka Jambore Aerosport – Gathering FASI dan Drone Race 2021, KSAU menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu dan warga Subang yang beberapa waktu lalu dilanda bencana banjir.

Setelah itu sebagai Ketua Umum FASI, Marsekal Fadjar menerima penyerahan satu unit pesawat Cessna 150 dari Indonesia Flying Club (IFC).

KSAU terlihat surprise saat mengetahui nomor registrasi pesawat PK-S398, yang tak lain mengambil dari Jupiter number Marsekal Fadjar saat menjadi instruktur penerbang TNI AU.

Jupiter number sangatlah bergengsi di lingkungan penerbang TNI AU. Karena hanya instruktur penerbang yang berhak menggunakan call sign ini.

KSAU selaku Ketua Umum FASI menengok kokpit Cessna 150. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Tidak heran tim aerobatik kebanggaan TNI AU saat ini menggunakan nama Jupiter Aerobatic Team (JAT). Karena JAT diawaki oleh para instruktur penerbang (IP).

Setiap penerbang TNI AU yang pernah menjadi IP di Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI AU, pasti akan mempunyai call sign khusus yang berbeda dengan call sign penerbang di skadron udara operasional.

Bagi siapapun call sign Jupiter merupakan kebanggaan tersendiri. Call sign tersebut akan menjadi miliknya untuk selamanya.

“Wah surprise ini, terima kasih untuk semuanya ya, kehormatan buat saya,” ujar Fadjar.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply