Tiga Rafale Lagi Tiba di India, Sehingga Total Sudah 24 Pesawat Diterima dari Dassault

0

MYLESAT.COM – Angkatan Udara India (IAF) mengonfirmasi kedatangan tiga lagi pesawat tempur Dassault Rafale, yang selanjutnya akan meningkatkan kemampuan serangannya. India sempat mengagetkan jagat alutsista dunia setelah meneken kesepakatan senilai 8 miliar dolar AS pada September 2016 untuk membeli 36 jet Rafale dari Dassault Aviation.

Angkatan Udara India menempatkan Rafale ini di skadron kedua yang berada di pangkalan udara Hasimara di Benggala Barat.

Dalam pengirimannya ke India, ketiga jet tempur ini melakukan penerbangan nonstop dari Perancis.

Penerbangan terpendek antara Perancis dan India akan menempuh jarak sekitar 7.379 km atau 4.585 mil. Jika penerbangan dengan asumsi kecepatan dikisaran 560 mil, dibutuhkan waktu sekitar 8 jam 19 menit.

Angkatan Udara India mengatakan bahwa ketiga Rafale tiba di India beberapa saat yang lalu, setelah penerbangan langsung dari Pangkalan Udara Istres di Perancis.

Di akun twitter-nya, Angkatan Udara India mengucapkan terima kasih kepada Angkatan Udara Uni Emirate Arab yang membantu selama perjalanan.

“IAF sangat menghargai dukungan Angkatan Udara UEA untuk pengisian bahan bakar dalam penerbangan feri non-stop.”

Dengan kedatangan tiga Rafale ini, total pesawat yang sudah tiba di India mencapai 24 unit.

Pada September 2016, India menandatangani kesepakatan sekitar 8 miliar dolar AS untuk membeli 36 jet Rafale dari Dassault Aviation.

Dari 36 pesawat, enam di antaranya merupakan versi latih dan 30 sisanya akan menjadi fighter jets.

Pada Juli tahun lalu, lima pesawat Rafale meninggalkan fasilitas Dassault Aviation Mérignac di Perancis dan diterima oleh Ambala Air Force Station.

Dassault Rafale adalah pesawat tempur bermesin kembar yang dapat melakukan berbagai misi jarak pendek dan jarak jauh, termasuk serangan darat dan laut.

Baru-baru ini, kantor kejaksaan keuangan nasional Perancis (PNF) memerintahkan penyelidikan yudisial untuk menyelidiki dugaan korupsi dan favoritisme dalam kesepakatan pembelian pesawat tempur Rafale dengan India.

Situs web investigasi Perancis Mediapart melaporkan, penyelidikan diperintahkan setelah laporan baru tentang dugaan kesalahan dan pengaduan yang diajukan oleh Sherpa, sebuah LSM spesialis kejahatan keuangan yang berbasis di Perancis.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply