Pangkoopsau III Sampaikan Permintaan Maaf TNI AU kepada Tokoh Adat, Agama, Pemuda dan Tokoh Masyarakat Papua

0

MYLESAT.COM – Guna menindaklanjuti perintah Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Udara terkait tindak kekerasan yang dilakukan oknum prajurit TNI AU Lanud Merauke terhadap warga sipil, Pangkoopsau III Marsda TNI Bowo Budiarto mengadakan pertemuan dan diskusi dengan pejabat Forkompimda dan tokoh masyarakat Papua di Lanud Silas Papare, Kamis (29/7/2021).

Dalam pertemuan itu diberikan paparan kronologis kejadian oleh Danlanud Silas Papare Marsma TNI Budi Ahmadi, dilanjutkan sambutan Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy, Ketua FKPPI Papua, Ketua Komnas Ham Papua Frits Ramanday dan Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua George Alwi.

Pangkoopsau III menyampaikan penekanan Panglima TNI terkait kejadian yang dilakukan oleh dua oknum anggota Lanud J.A. Dimara terhadap seorang warga sipil di Merauke beberapa waktu lalu.

Panglima TNI sangat menyesali kejadiaan dua anggota Pomau Lanud J.A. Dimara yang bersikap dan bertindak berlebihan kepada seorang warga disabilitas dan ini merupakan kegagalan seorang komandan dalam membina anggotanya.

Untuk itu Panglima TNI memerintahkan untuk mencopot Komandan Lanud dan Komandan Satpomau Lanud J.A. Dimara.

“Perintah ini sudah ditindak lanjuti oleh KSAU, besok saya akan berangkat ke Marauke untuk melantik pejabat baru, sekaligus akan mendalami dan mengevaluasi kejadian tersebut, agar tidak terulang lagi dikemudian hari, tegas Pangkoopsau III,” ujar Pangkoopsau III.

Ditambahkannya, KSAU juga menyesali dan menegaskan bahwa tindakan ini merupakan sikap yang berlebihan dari seorang prajurit dan ini merupakan tindakan diluar perintah kedinasan.

Untuk itu KSAU akan menindak secara tegas terhadap pelaku yang berbuat kesalahan. Seperti kita ketahui bersama KSAU sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada saudara-saudara kita di Papua, khususnya warga di Merauke, serta kepada pihak korban dan keluarganya.

Panglima Koopsau III Marsda TNI Bowo Budiarto juga menyampaikan permohonan maaf TNI AU kepada pejabat Pemerintah Daerah Propinsi Papua, pejabat Forkompimda, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh saudara-saudara kami di wilayah Papua, atas kejadian yang menimpa saudara kita di Merauke, yang dilakukan oleh anggota TNI AU Lanud J.A. Dimara.

TNI AU sangat berterima kasih kepada masyarakat dan korban tindak kekerasan serta keluarganya telah membukakan pintu maaf, pungkas Pangkoopsau III.

Usai paparan dari masing-masing pejabat dan tokoh masyarakat Papua, agenda dilanjutkan dengan diskusi membahas tentang upaya-upaya penyelesaian secara damai di tingkat pimpinan daerah dan tokoh masyarakat, berlangsung di Gedung Megantara Lanud Silas Papare.

Kesimpulan dari diskusi terdapat tiga poin penting. Pertama, menuntut TNI AU memproses kejadian tersebut dengan tegas dan ini sudah ditindaklanjuti oleh Panglima TNI dan KSAU. Kedua, mengawal jalannya proses hukum dan melaksanakan interogasi yang akan dilakukan oleh Komnas HAM. Ketiga, mengapresiasi tindakan yang diambil Panglima TNI dan KSAU.

Usai pertemuan dengan Forkompimda dan tokoh masyarakat Papua di Gedung Megantara Lanud Silas Papare, Pangkoopsau III Marsda TNI Bowo Budiarto mengadakan konferensi pers di hadapan awak media Jayapura di halaman depan Gedung Megantara Lanud Silas Papare.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply