Resmikan Perumahan Non Dinas di Madiun, KSAU Bangga Karena Tamtama Bisa Punya Rumah Pribadi

0

MYLESAT.COM – “Saya dulu masih letnan satu penerbang, tidak ada kepikiran untuk beli rumah, bahkan beli TV aja nggak bisa. Jadi patut disyukuri jika perwira muda, bintara, dan tamtama sudah bisa memiliki rumah pribadi,” ungkap KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Pengakuan yang jujur dari KSAU itu disampaikan saat meresmikan perumahan non dinas TWP (Tabungan Wajib Perumahan) TNI AU Griya Ardhya Garini yang berada di Desa Keringan Suratmajan Kecamatan  Maospati, Magetan, Jawa Timur, Senin (2/8/2021).

Pembangunan perumahan non dinas melalui skema TWP ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan kepemilikan rumah sendiri (rumah pribadi) bagi prajurit dan PNS TNI AU.

Perumahan TNI AU Griya Ardhya Garini. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Perumahan Griya Ardhya Garini dibangun di atas areal seluas 34.410 Meter. Dibangun sebanyak 162 unit rumah dengan konsep minimalis dengan 2 tipe, yakni tipe 36 dan tipe 30.

Peresmian perumahan Griya Ardhya Garini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan sertifikat oleh KSAU kepada tiga prajurit perwakilan pemilik rumah. Selaras dengan peresmian perumahan, KSAU juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul Muzdahir yang berada di dalam komplek.

Menurut Wibowo Jatipurwanto selaku Komisaris PT Wijaya Intan Nuryaksa sebagai pengembang, pembangunan perumahan ini sudah dimulai sejak 2018.

Saat ini sudah dibangun sebanyak 162 unit rumah. “Bahkan sudah ada yang antri 20-an orang,” ujarnya.  Wibowo mengakui tingginya animo anggota TNI AU untuk bisa memiliki rumah pribadi melalui skema TWP. Selain akan membangun masjid, di komplek ini juga sudah dibuat kolam renang dan empat ruko untuk minimarket.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyerahkan secara simbolis rumah non dinas kepada Letda Pnb Dwikie dan Peltu Satria N. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Untuk menangkap animo yang besar itu, pihaknya sudah menyiapkan lahan baru yang berada tidak jauh dari Griya Ardhya Garini dengan luas sekitar 2,5 hektar.

Dalam pembangunan perumahan non dinas melalui skema TWP TNI AU ini, bertindak selaku leading sector adalah Dinas Perawatan Personel TNI AU (Diswatpersau).

Menurut Kadiswatpers Marsma TNI Basuki Rochmat, pihaknya berperan membantu personel TNI AU untuk mendapatkan rumah pribadi melalui program perumahan non dinas bekerja sama dengan developer. “Sehingga seluruh prajurit mendapatkan rumah yang layak dengan pembiayaan yang terjangkau,” jelasnya.

Ditambahkan Basuki, sebanyak 96 unit rumah sudah diserahterimakan dan sisanya 66 unit masih dalam proses pembayaran.

Yang membuat KSAU kagum, bangga, dan mengacungkan jempol adalah setelah tahu daftar pemilik rumah non dinas ini.

KSAU melewati rumah Peltu Satria saat berkeliling usai meresmikan perumahan Griya Ardhya Garini di Madiun. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Mereka terdiri dari 34 perwira, 66 bintara, 61 tamtama, dan satu orang PNS. Tak heran saat memberikan sambutan, Marsekal Fadjar mengungkapkan rasa “irinya” dengan membandingkan apa yang dirasakannya di saat masih perwira remaja.

“Bahkan bintara dan tamtama sudah berpikir memiliki rumah, itu luar biasa. Saya yakin skema pembiayaan yang bagus tentu menjadi daya tarik,” urai KSAU. Pembelian rumah non dinas dengan program TWP ini memberikan memberikan banyak kemudahan. Terutama bunga yang sangat rendah, sehingga meringankan prajurit TNI AU untuk menyicil.

Sementara Kadiswatpers Marsma Basuki Rochmat menyampaikan kepada pemilik rumah untuk menjaga dan merawat rumah dengan baik. Tidak lupa diingatkan untuk memenuhi kewajiban membayar cicilan rumah dengan lancar. 

KSAU memberikan pujian kepada pihak-pihak yang sudah membangunkan perumahan ini. Karena selain bangunannya bagus dengan arsitektur menarik, juga lokasinya tidak jauh dari Lanud Iswahjudi.

“Semoga menjadi contoh dan dapat dilaksnaakan di seluruh Indonesia dengan mempertimbangkan lokasi dan kebutuhan prajurit TNI AU,” urai KSAU.

KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo meletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul Muzdahir. Foto: beny adrian/ mylesat.com

“Saya sebagai KSAU berusaha memenuhi kebutuhan dasar prajurit, meski memang ada keterbatasan dalam anggaran, namun kita usahakan,” ungkap KSAU.

Usai meresmikan, KSAU melakukan penyerahan kunci secara simbol kepada dua perwakilan, yaitu Letda Pnb Dwikie dan Peltu Satria N. KSAU berpesan kepada penghuni baru ini untuk segera bermasyarakat dan membentuk RT dan RW.

“Supaya cepat bermasyarakat dan membawa dampak baik bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan perekonomian di sekitar,” harap KSAU.

Setelah peresmian perumahana Griya Ardhya Garini, KSAU melaksanakan peninjauan unit rumah dan meletakan batu pertama pembangunan Masjid Baitul Muzdahir.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply