MYLESAT.COM – Pasukan Rusia dilaporkan telah menggunakan drone kamikaze kecil yang dikenal sebagai KUB saat menyerang ibukota Ukraina pada minggu ini. Penggunaan drone kamikaze ini diketahui setelah salah satu di antaranya berhasil ditembak jatuh di kawasan Podil di Kyiv pada Sabtu (12/3/2022).
Wahana ringan tak berawak yang ditembak jatuh adalah sejenis drone kamikaze yang dikenal sebagai KUB. Drone kecil ini dikembangkan oleh produsen senjata paling terkenal di Rusia, anak perusahaan Kalashnikov yaitu ZALA Aero.
Drone ini dirancang untuk memiliki kecepatan maksimum sekitar 80 mil per jam, daya tahan 30 menit, dan muatan ledakan tujuh pon terhadap target darat jarak jauh.
Kalashnikov mengatakan bahwa drone yang mampu beroperasi selama enam jam ini adalah senjata yang sangat tepat dan sangat efektif, sangat sulit untuk dilawan oleh sistem pertahanan udara tradisional.
Setelah peluncuran, drone dapat berkeliaran di udara untuk mendeteksi target dan kemudian menyerangnya. Drone ini mampu melakukan diving pass di sepanjang lintasan vertikal.
Drone yang ditembak jatuh di atas Kyiv, berisi bahan peledak (plastid) dengan bola logam untuk menimbulkan kerusakan maksimum pada manusia.
Kalashnikov Group diketahui merilis drone kamikaze KUB-BLA di hadapan publik pada saat berlangsungnya pameran pertahanan IDEX-2019 di Uni Emirates Arab.
Otoritas Rusia baru saja mengeluarkan izin kepada Kalashnikov Group untuk mengekspor kamikaze drone KUB-E pada akhir Januari 2022.
Pada Desember 2021, Rusia menyelesaikan tahap pengujian drone ini setelah berhasil menyerang target di Idlib, Suriah. AD Rusia disebutkan akan menerima batch pertama pada tahun ini.