Pesan 3 Unit, Jepang Terima UAV RQ-4B Global Hawk Pertama dari Northrop Grumman

0

MYLESAT.COM – Northrop Grumman mengirimkan uncrewed air vehicle (UAV) RQ-4B Global Hawk pertama ke Jepang. UAV tiba di Pangkalan Udara Misawa di Jepang dalam penerbangan transpasifik non-stop sekitar 18,7 jam pada 12 Maret 2022.

Pengiriman dilakukan 11 bulan setelah UAV pertama dari tiga RQ-4 Block 30i HALE (high-altitude, long-endurance) dipesan Jepang dan menjalani penerbangan perdana di Palmdale, California, pada 15 April 2021.

Di bawah program penjualan militer asing (FMS), Jepang akan membeli tiga RQ-4B Global Hawk untuk meningkatkan kemampuan intelijen, pengawasan dan pengintaian (ISR).

Wakil presiden pengawasan global dan manajer umum Northrop Grumman Jane Bishop mengatakan, kedatangan Global Hawk pertama ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan aset keamanan penting.

“Global Hawk yang otonom akan memberi Angkatan Udara Bela Diri Jepang pengawasan di ketinggian tinggi di Indo-Pasifik. Kemampuan intelijen, pengawasan, dan pengintaian Global Hawk akan memberikan dukungan yang tak ternilai bagi keamanan nasional Jepang dan keamanan sekutu di seluruh kawasan,” ujarnya.

RQ-4B Global Hawk adalah UAV jenis HALE yang dapat terbang selama lebih dari 30 jam.

Selain misi ISR, Global Hawk dapat digunakan untuk memantau ancaman dan dalam upaya bantuan kemanusiaan dan bencana.

Menurut Northrop Grumman, Angkatan Udara AS (USAF) telah menggunakan Global Hawk sejak 2001. UAV ini telah digunakan dalam operasi militer di Irak, Afghanistan, Afrika Utara dan tempat-tempat lain, dan telah menyelesaikan lebih dari 320.000 jam terbang.

Jepang memesan tiga RQ-4B Global Hawk pada November 2018. Kontrak pengadaan mencapai 1,2 miliar dolar AS.

Baru-baru ini, Northrop Grumman mendapatkan kontrak senilai 341 juta dolar AS dari US Space Force (USSF) Space Systems Command (SSC) untuk Deep-Space Advanced Radar Capability (DARC).

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply