MYLESAT.COM – Angkatan Udara Inggris (RAF) hari ini, Kamis (31/3/2022), secara resmi membubarkan Skadron No. 100 yang berpangkalan di Leeming. Pengumuman itu dikeluarkan selang seminggu setelah pesawat jet latih BAe Hawk T.Mk 1 melakukan penerbangan terakhir awal pekan ini.
Pada periode yang sama, Skadron Udara Angkatan Laut 736 Angkatan Laut Inggris di Culdrose, juga melakukan penerbangan terakhir Hawk.
Peristiwa ini mengakhiri pengabdian panjang selama 45 tahun jet latih ikonik BAe Hawk T.Mk 1 di jajaran angkatan bersenjata Inggris. Dengan demikian, suara raungan berat dari mesin Rolls-Royce Turbomeca Adour Mk. 951 turbofan yang dipakai Hawk, hanya akan bisa didengar ketika tim aerobatik Red Arrows tampil menerbangkan Hawk generasi pertama ini.
Penghapusan bertahap armada Hawk T.Mk 1 awalnya direncanakan pada tahun 2030. Namun pada Juli 2021, Kementerian Pertahanan Inggris mengumumkan bahwa pesawat akan pensiun pada akhir Maret 2022.
Red Arrows disebutkan akan terus menerbangkan pesawat yang mereka operasikan sejak 1979 tanpa batas waktu. Pensiunnya skadron pesawat Hawk ini akan menimbun stok pesawat yang bisa membantu tim untuk tetap terbang.
Desain HS.1182 Hawker Siddeley terpilih sebagai pesawat latih terbaru RAF pada 1971. Pesawat pertama dari 175 unit Hawk T.Mk 1 mulai beroperasi pada akhir 1976.
Sejumlah pesawat dipasok sebagai T.Mk 1A yang dipersenjatai untuk mendukung tactical weapons instruction. Pada 1980-an, pesawat dimodifikasi dengan kemampuan membawa dua rudal udara ke udara AIM-9L Sidewinder untuk digunakan sebagai pertahanan udara darurat.
Pesawat seri Mk 50 dan Mk 60 adalah versi untuk negara sahabat Inggris , seperti halnya TNI AU menggunakan Hawk Mk 53. Hawk generasi pertama sudah jauh berkurang penggunaannya terutama di Finlandia dan Arab Saudi.
Kesuksesan internasional dicapai dengan dikeluarkannya seri Mk 100 generasi kedua dan kemudian Advanced Jet Trainer (AJT), versi yang semakin canggih dengan avionik yang ditingkatkan, kokpit modern, sayap yang didesain ulang, dan versi turbofan Adour yang ditingkatkan.
Hawk juga menelorkan pesawat tempur ringan kursi tunggal Mk 200 yang dijual ke Indonesia, Malaysia, dan Oman. Serta T-45 Goshawk yang dikembangkan oleh McDonnell Douglas (Boeing) untuk memenuhi kebutuhan pesawat latih di kapal induk Angkatan Laut AS.
Pada tahun 2004, Angkatan Udara Inggris memilih Hawk Mk 128 AJTyang dikenal juga sebagai Hawk T.Mk 2 untuk memenuhi kebutuhan pesawat latih lanjut. Untuk itu, T.Mk 1 pensiun dari peran latih pilot pada 2016.
Namun Skadron No. 100 yang telah mengakuisisi Hawk pada 1991, terus menerbangkan tipe ini dalam berbagai peran pendukung garis depan, terutama sebagai pesawat aggressor.
Skadron Udara Angkatan Laut 736 Angkatan Laut Inggris juga menerbangkan BAe Hawk T.Mk 1 untuk berbagai misi. Termasuk menirukan rudal antikapal untuk melatih operator pertahanan udara angkatan laut.