4 Kapal Penjelajah Terhebat China Type 055, Mendekat Saat Latma AL AS dan Jepang Berlangsung

0

MYLESAT.COM – Saat angkatan laut Jepang dan Amerika Serikat berlatih, Beijing mengerahkan empat kapal perang terbesar dan tercanggihnya Type 055 tidak jauh dari lokasi latihan.

Dalam foto satelit yang diambil pada 11 April, analis militer telah melihat empat kapal perusak berpeluru kendali Type 055 di Laut Kuning, tidak jauh dari pantai Pangkalan Angkatan Laut Yuchi di Provinsi Shandong, China.

Kapal perang besar ini memiliki bobot 13.000 ton saat terisi penuh, menjadikannya sebagai kapal perang nonkapal induk terbesar yang beroperasi. Hanya kapal perusak kelas Zumwalt Angkatan Laut AS dan kapal penjelajah kelas Kirov Angkatan Laut Rusia yang berukuran lebih besar.

Satu kemampuannya yang ditakuti dari kapal ini adalah memiliki sistem senjata antisatelit.

Kedelapan kapal Type 055 yang dipesan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China ini telah selesai dibuat. Namun hanya enam yang telah berdinas sejauh ini. Terdiri dari Nanchang, Lhasa, Dalian, Anshan, Yanan, dan Wuxi.

Posisi massal kapal perusak berpeluru kendali Type 055 China di Laut China Selatan dan tidak jauh dari lokasi latihan bersama Jepang-AS. Foto: @CovertShores

Kapal terakhir ditugaskan kurang dari sebulan yang lalu. Dua lainnya, dilaporkan bernama Zunyi dan Xianyang, masih dalam penyelesaian.

Menanggapi spekulasi Barat atas aktivitas kapal peranngnya, Zhou Chenming, seorang peneliti di think tank ilmu pengetahuan dan teknologi militer Yuan Wang di Beijing mengatakan, kapal perang ini tidak benar-benar menunjukkan kekuatan atau berlatih operasi apa pun di laut.

Sejauh ini diketahui, Lhasa dan Nanchang telah terlibat dalam latihan penembakan di Laut Kuning pada bulan lalu. Dengan penugasan Wuxi baru-baru ini di dekat Qingdao, bisa menjadi momen “kebetulan” bagi mereka untuk berkumpul.

Konon, pengumpulan kapal perang China dalam jumlah besar ini disebutkan telah terjadi selama dan tidak jauh dari latihan militer besar yang dilakaukan kelompok tempur kapal induk Angkatan Laut AS dan sekutu Jepang.

Kapal induk nuklir USS Lincoln bergabung dengan kapal Jepang Kongo, kapal utama di kelas kapal perusak berpeluru kendali serta sejumlah jet tempur F-2 Jepang.

Latihan tersebut sebagai tanggapan atas uji coba terbaru dari beberapa rudal balistik antarbenua (ICBM) Korea Utara dengan potensi menghantam daratan Amerika Serikat.

Sebelum tes baru-baru ini, DPRK belum pernah menembakkan ICBM sejak menunjukkan bahwa mereka memiliki senjata operasional pada tahun 2017. Rudal jarak jauh ini melanggar resolusi PBB yang menjawab kekhawatiran bahwa program senjata Pyongyang dapat mengganggu kestabilan kawasan.

Para pejabat AS menduga akan ada peluncuran lain pada hari Jumat, yang merupakan hari ulang tahun pendiri DPRK Kim Il-Sung.

Baik AS maupun Jepang pantas khawatir dengan manvuer Type 055. Pasalnya kapal perusak terbaru ini selain memiliki kemampuan antikapal permukaan, antikapal selam dan antiserangan udara, juga memiliki jurus kung fu mumpuni yaitu antisatelit.

Type 055 Renhai Class disebutkan mampu melacak satelit di orbit rendah Bumi. untuk itu China mengklaim bahwa bahwa kapal perusak Type 055 dapat menghancurkan satelit dengan rudal HHQ-9B.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply