Kolonel (Pur) dr. Charles P.J. Suoth, Putra Minahasa yang Menjadi Nama RSAU Lanud Sam Ratulangi

0

MYLESAT.COM – “Saya bersyukur sekali kepada tuhan karena melalui Bapak KSAU, nama suami saya diabadikan sebagai nama rumah sakit TNI AU. Bukan hanya kami yang bangga tapi juga masyarakat Sulawesi Utara,” aku Ibu Jevie JHR Kembuan, istri dari mendiang Kolonel Kes (Pur) dr. Charles P.J. Suoth.

Hari Senin (9/5/2022), KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo meresmikan perubahan nama Rumah Sakit (Rumkit) Lanud Sam Ratulangi di Manado menjadi Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Charles P.J. Suoth.

KSAU melakukan peletakkan batu pertama pembangunan RSAU dr. Charles P.J. Suoth. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Peresmian fasilitas kesehatan ini dilakukan KSAU saat melakukan kunjungan kerja di Lanud Sam Ratulangi. Peresmian nama rumah sakit ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Marsekal Fadjar, sekaligus pelaksanaan ground breaking pengembangan rumah sakit.

“Pengembangan RSAU dr. Charles P.J. Suoth adalah untuk meningkatkan fasilitas dan layanan kesehatan yang lebih baik bagi personel Lanud Sam Ratulangi dan keluarganya, beserta warga sekitar,” ungkap KSAU.

Revitalisasi RSAU dr. Charles P.J. Suoth kelak akan menjadikan rumah sakit ini lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekitar. Dalam pembangunan ini dilaksanakan penambahan ruang rawat, ruang dokter spesialis, dan fasilitas lainnya.

Pengembangan RSAU dr. Charles P.J. Suoth dapat terlaksana atas kerja sama TNI AU dengan BNI 46. Dalam kerja sama ini, BNI 46 melalui program CSR membantu pembangunan gedung poliklinik sebagai tahap awal pengembangan menjadi Rumah Sakit Tingkat IV.

KSAU melewati gerbang sebelum membuka selubung RSAU dr. Charles P.J. Suoth. Foto: beny adrian/ mylesat.com

CSR diserahkan oleh Direktur Bisnis UMKM BNI 46 Muhammad Iqbal mewakili Dirut BNI 46 kepada Pangkoopsud II Marsda TNI Minggit Tribowo disaksikan KSAU.

Kolonel (Kes) dr. Charles P.J. Suoth merupakan perwira TNI AU yang mengabdikan dirinya sebagai tenaga kesehatan.

Charles yang meninggal tahun lalu, merupakan putra asli Sulawesi Utara yang lahir pada 26 November 1954 di Langowan, Minahasa. Charles menyelesaikan semua jenjang pendidikannya di Langowan sebelum menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Sam Ratulangi, Manado dan lulus tahun 1984.

Sebagai perwira TNI AU, Charles mengambil spesialisasi Kesehatan Penerbangan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan lulus pada 2001.

dr. Charles terlibat dalam beberapa kali operasi miltier dalam kapasitasnya sebagai perwira kesehatan. Berturut-turut sejak 1985, terlibat dalam misi evakuasi medis personel dari Timtim – Baucau – Dili – Jakarta.

Setelah itu penugasan Operasi Malirja di Lanud Jayapura (1988), Operasi Malirja di Lanud Manuhua, Biak (1989), operasi di Baucau (1990 dan 1991), dan penugasan sebagai Air Force Exchange Officer di Thailand pada 1997.

Dari pernikahannya dengan Jevie Kembuan yang merupakan pensiun PNS di Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Charles dikaruniai dua putra yang meneruskan jejaknya sebagai dokter.

“Anak saya Levy C Suoth mengambil spesiali penyakit dalam, adiknya Stevy C Suoth mengambil spesialisasi bedah plastik rekontruksi dan estetik,” jelas Jevie bangga.

Menurut Jevie , suaminya pernah diberi tanggung jawab sebagai Kepala Dinas Kesehatan Koopsau II. Charles menuntaskan pengabdiannya sebelum pensiun di Koopsau II. Sedangkan di rumah sakit ini berdinas dari 1988 hingga 1992,” katanya.

Foto bersama KSAU Marsekal TNI Fadjar dengan keluarga besar dr. Charles PJ Suoth. Foto: beny adrian/ mylesat.com

RSAU dr. Charles P.J. Suoth berada di sisi jalan utama menuju Bandara Sam Ratulangi, berseberangan dengan Mako Koopsud II.

Masih menurut Jevie, suaminya dulu yang mengusulkan pemindahan lokasi rumah sakit dari belakang ke lokasi yang ada sekarang. “Dului posisinya dekat lapangan tenis, almarhum mengusulkan dan disetujui pimpinan,” jelasnya.

Perihal pemberian nama rumah sakit ini, berkali-kali Jevie mengucapkan terima kasih karena nama suaminya terpilih di antara sekian banyak dokter hebat TNI AU.

“Sekali lagi saya ingin mengatakan, keluarga sangat bangga karena Bapak KSAU menganugerahkan nama almarhum sebagai nama rumah sakit,” akunya.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply