Hari Ini, Penerbangan Korps Marinir AS Memperingati 110 Tahun Sejarah Kelahirannya

0

MYLESAT.COM – Hari ini, 22 Mei, adalah momen spesial bagi Penerbangan Korps Marinir AS yang menandai 110 tahun pengabdiannya di Amerika Serikat.

Tahun ini menandai peringatan 110 tahun ketika Letnan Satu Alfred A. Cunningham melapor ke Kamp Penerbangan Angkatan Laut di Annapolis, Maryland, “untuk tugas yang berhubungan dengan penerbangan.”

Kedatangan Lettu Cunningham di Annapolis pada 22 Mei 1912 memicu lahirnya Penerbangan Korps Marinir. Pada 20 Agustus 1912, ia melakukan penerbangan pertamanya sebagai penerbang Marinir di Marblehead, MA, memperkuat posisinya dalam sejarah Korps Marinir.

Penerbangan Korps Marinir telah berpartisipasi dalam setiap konflik besar Amerika sejak itu.

Wakil Komandan Penerbangan Letjen Mark R. Wise memperingati peristiwa bersejarah ini dengan merilis sebuah surat yang menyoroti para prajurit yang telah berkontribusi pada warisan penerbangan Korps Marinir.

“Sepanjang sejarah kami, penerbangan Marinir telah mendorong batas-batas di langit untuk memberikan kemampuan mematikan, mobilitas, dan keberlanjutan yang dibutuhkan,” tulis Letjen Mark R. Wise.

“Aviation enablers (semua personel penerbangan) tetap menjadi penyelamat bagi komunitas kami, tidak ada Marine Aviation tanpa awak pesawat, pengelola, pengontrol lalu lintas udara, teknisi, avionik dan persenjataan, logistik penerbangan, dan layanan lapangan,” tulis Wise.

“Saat kita merenungkan tonggak sejarah yang luar biasa ini, janganlah kita melupakan semua orang yang datang sebelum kita dan membuka jalan melalui pengorbanan tanpa pamrih dan ketabahan mereka yang luar biasa dalam mengatasi ketidakpastian dan tantangan,” ungkap Wise.

Semisal ia menyebutkan Sersan James Maguire, mekanik pesawat pertama Korps Marinir ketika melapor ke Naval Aviation Camp pada 18 September 1912.

Letnan Dua Ralph Talbot dan Sersan Senjata Robert G. Robinson juga tercatat sebagai personel Penerbangan Laut pertama yang dianugerahi Medal of Honor atas aksi mereka dalam Perang Dunia I. Atau perintis seperti Kolonel Karen Brannen dan Kapten Vernice Armor yang termasuk di antara penerbang tempur wanita pertama.

Penerbangan Korps Marinir telah mengalami perubahan signifikan sejak kelahirannya. Namun satu hal tetap konstan, yaitu betapa menyatunya penerbangan dengan Marine Air Ground Task Force.

Sesuai dengan Force Design 2030, penerbangan Korps Marinir memprioritaskan kesiapan, peningkatan daya mematikan, dan memperkuat pentingnya terbang dari laut.

Baru-baru ini, Department of Aviation menerbitkan 2022 Marine Corps Aviation Plan yang menyoroti upaya modernisasi dan sejalan dengan visi Komandan tentang kekuatan masa depan.

“Kami berjalan dengan sedikit lebih bangga, lebih percaya diri, karena dari mereka yang berani dan memilih jalur Penerbangan Laut,” tulis Letjen Mark R. Wise.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply