MYLESAT.COM – Sacheon Air Show menjadi momen penting bagi Korea Selatan untuk memamerkan kepada publik, prototipe pesawat tempur KF-21 Boramae (Elang). Bendera Merah Putih melekat di nose section “Boramae”.
Jet tempur terbaru KF-21 Boramae dipamerkan di sebuah pangkalan udara di Sacheon, Provinsi Gyeongsang Selatan, Kamis, saat berlangsungnya pameran kedirgantaraan selama empat empat hari (20-23 Oktober 2022).
KF-21 adalah salah satu proyek nasional Korea Selatan paling penting untuk menggantikan pesawat tempur saat ini dan untuk memperkenalkan pesawat tempur generasi berikutnya yang dapat memenuhi konsep operasi masa depan.
Boramae adalah jet tempur multiperan dan hasil dari program pengembangan pesawat KF-X yang telah diupayakan sejak 2016. Indonesia telah berjanji untuk mendanai 20 persen dari total biaya pengembangan, sekitar 1,73 triliun won ($ 1,55 miliar).
Sebagai gantinya maka Indonesia akan memperoleh 50 pesawat yang akan diproduksi sendiri untuk TNI AU termasuk serta alih teknologi.
Saat ini sudah tersedia enam prototipe KF-21 Boramae. Korea berencana akan melakukan 2.000 sorti gabungan atau pengiriman di atas perairan teritorial barat dan selatan Korea hingga 2026 sebelum menjalani uji kelayakan tempur tentatif satu tahun tahun ini. Pengujian dilakukan untuk mencapai kemampuan terbaik.
Sebagai bagian dari kerja sama Korea Selatan dan Indonesia, TNI AU menempatkan dua penerbang uji terbaiknya di Korea. Mereka adalah Kolonel Pnb Mohammad Sugiyanto, S.T. dan Letkol Pnb Ferrel Rigonald, MMOAS.
Selain kedua penerbang ini, Indonesia juga mengirimkan 37 insinyur yang akan terlibat dalam proses produksi untuk selanjutnya alih teknologi.