MYLESAT.COM – Raksasa industri kedirgantaraan Boeing telah mengirimkan helikopter serang AH-64E Apache pertama yang ditingkatkan dalam konfigurasi Versi 6 ke Angkatan Udara Kerajaan Belanda (RNLAF).
Sebagaimana rilis Boeing, AH-64E ini adalah yang pertama dari 28 E-model Apache untuk Belanda. Kemampuan baru ini memberikan peningkatan yang signifikan dalam kekuatan serangan, keserbagunaan, dan kesadaran situasional untuk selama beberapa dekade mendatang.
Boeing menyebutkan bahwa Versi 6 (Version 6) adalah konfigurasi Apache paling modern. Sistem senjata terintegrasi penuh yang berpusat pada jaringan yang khusus dibangun untuk mendominasi di ruang pertempuran yang sangat kompleks.
Apache Versi 6 mencakup beberapa peningkatan pada sensor, perangkat lunak, dan kinerja senjata pesawat.
Dirancang untuk interoperabilitas dalam ekosistem Joint All Domain Operations (JADO), AH-64E Apache v6 adalah sistem yang mematikan, dapat bertahan, dan gesit dalam bermanuver di medan tempur.
Heli ini menyediakan jangkauan, kemampuan manuver, dan kinerja yang dibutuhkan oleh pasukan darat dan berkontribusi pada keberhasilan misi bersama.
Dengan menyediakan dan mengintegrasikan kemampuan canggih melalui efek berlapis dari sensor on board dan off board, senjata jarak jauh stand-off dan konektivitas yang diperlukan untuk menggunakan semua alat yang dapat dibawa ekosistem, Boeing AH-64E Apache v6 terintegrasi penuh, dioptimalkan untuk pertempuran helikopter serang yang benar-benar di kelas dengan sendirinya.
Tahun 202, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) sudah menerima versi upgrade yang sama yaitu Version 6 untuk AH-64E Apache.
Di antara kemampuan baru yang diungkap Boeing untuk US Army adalah, peningkatan kemampuan perang maritim dan memburu UAV (unmanned air vehicle) targeting abilities.
Pusat Penerbangan TNI AD juga mengoperasikan helikopter sebanyak delapan unit Boeing AH-64E Apache Guardian. Kesemua helikopter sudah tiba dan dioperasikan oleh Skadron 11/Serbu Puspenerbad sejak Mei 2018 di Lanumad Ahmad Yani, Semarang.
Minggu kedua Oktober ini, armada helikopter AH-64E Apache Guardian TNI AD mendapat perangkat baru RCEFS (Reduced Size Crashworthy External Fuel System). Alat ini berupa tangki bahan bakar eksternal dengan penempatan di stub wing.