MYLESAT.COM – Sebanyak 37 perwira remaja memulai babakan baru dalam perjalanan karier mereka di TNI AU. Pagi ini, Rabu (11/01/2023), mereka dilantik oleh KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dalam sebuah upacara Wingday Sekolah Penerbang TNI AU di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

KSAU Marsekal TNI Fadjar PRasetyo melantik 37 perwira lulusan Sekolah Penerbang TNI AU A-101 dan Sekbang PTTA A-4. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Kesemua perwira yang dilantik pagi ini, merupakan alumni Sekolah Penerbang (Sekbang) TNI AU A-101 dan Sekbang PTTA (Pesawat Terbang Tanpa Awak) A-4.
Tiga di antara perwira ini terpilih sebagai wisudawan terbaik. Mereka adalah Letda Pnb Muhammad Ervin Adamy, S.Tr (Han), (terbaik Fixed Wing), Letda Pnb Arbiansyah Muhammad Rasyed, S.Tr (Han) (terbaik Rotary Wing), dan Letda Pnb Alwi Surya Muhammad S.Tr (Han), (terbaik PTTA).
Setelah dilantik KSAU, momen yang paling ditunggu-tunggu adalah penyematan wing penerbang oleh orang tua atau keluarga wisudawan. Ada tangis haru bercampur bahagia ketika para orang tua menghampiri anak-anaknya yang sudah meraih cita-citanya sebagai penerbang TNI AU.

Tiga lulusan terbaik memegang tropi, bersiap melaksanakan passing out parade Sekolah Penerbang TNI AU A-101 dan Sekbang PTTA A-4. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Peluk cium seorang ibu menjadi penyemat bagi mereka untuk memulai pengabdian sebagai penjaga langit Nusantara.
Terlihat keberagaman latar belakang orang tua para wisudawan. Ada yang berpangkat sersan mayor, pelda purnawirawan, ada yang pamen, perwira tinggi, wiraswasta atau pedagang. Semuanya larut dalam kegembiraan.
Dari 37 perwira penerbang yang dilantik pagi ini oleh KSAU, terdapat satu penerbang wanita dari Wara. Dia adalah Letda Pnb Veronika VS Sidabutar, lulusan Akademi Angkatan Udara 2021 dan menerima penempatan di Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

KSAU menyerahkan tropi terbaik kepada Letda Pnb Muhammad Ervin Adamy disusul dua rekannya Letda Pnb Arbiansyah Muhammad Rasyed dan Letda Pnb Alwi Surya Muhammad. Mereka adalah alumni Sekolah Penerbang TNI AU A-101 dan Sekbang PTTA A-4. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Usai disematkan wing penerbang oleh kedua orang tuanya, terlihat Veronika dikerubuti wartawan yang meliput upacara Wingday Sekbang TNI AU ini.
Upacara dimeriahkan demo udara pesawat KT-1B Wong Bee, flypast pesawat Grob G120 TP-A, dan helikopter EC 120B Colibri Skadron Udara 7. Diakhiri dengan tradisi passing out parade siswa Sekbang.
Demo udara yang disuguhkan dalam wisuda Sekbang kali ini sedikit berbeda yang sudah-sudah. Pesawat KT-1B dari Jupiter Aerobatic Team (JAT) tidak menyajikan aerobatik tunggal. Namun pesawat meliuk-liuk sebagai latar saat para perwira menyanyikan beberapa buah lagu dan berorasi sebagai bentuk rasa syukur dan ungkapan terima kasih kepada orang tua mereka.

Komandan Kopasgat Marsda TNI Taspin Hasan, menyematkan wing penerbang kepada Letda Pnb Ilhampatah yang merupakan putra anggota Kopasgat Serma Nurul Patah. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Ketika para wisudawan menyanyikan lagu Gemu Famire yang penuh suka cita, dua helikopter Colibri “menari-nari” mengikuti gerakan para wisudawan layaknya penari yang mengiringi lagu asal Nusa Tenggara Timur ini. Berbeda dan kreatif.
Kepada para wisudawan, KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo mengucapkan selamat atas tuntasnya pendidikan Sekolah Penerbang ini dengan hasil yang sesuai harapan.
“Kalian telah mencapai sebuah prestasi yang luar biasa dengan menyelesaikan sekolah penerbang, kalian siap memulai karier sebagai pengawal dirgantara,” ungkap KSAU.

Ada air mata bahagia saat orang tua menyematkan wing penerbang kepada putranya, melanjutkan pengabdian sang ayah yang juga penerbang TNI AU. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Selaku Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Fadjar mengaku bangga karena para perwira telah menunjukkan komitmen dan ketekunan yang luar biasa selama belajar dan berlatih di sekolah penerbang ini.
“Wingday hari ini adalah momentum awal pengabdian kalian,” tegas KSAU.
Perlu diingat, para perwira yang dilantik hari ini telah melakui masa-masa yang berat dan kritis selama masa pendidikan penerbang. Tidak hanya dari materi yang diberikan, tapi kondisi eksternal yang terjadi yaitu pandemi Covid-19.

Letda Pnb Veronika VS Sidabutar langsung mencuri perhatian awak media, sebagai satu-satunya Wara di antara wisudawan. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Itu sebabnya, KSAU berpesan kepada para perwira bahwa tantangan tugas ke depan semakin kompleks. Karena itu tidak ada cara lain yang bisa ditempuh selain terus mengasah dan mempersiapkan diri dengan semakin baik.
Sebagai penerbang Angkatan Udara, para perwira muda ini akan menghadapi berbagai konsekuensi profesi yang menanti di setiap langkah pengabdian.
Utamanya adalah tuntutan untuk menjadi penerbang profesional yang mampu memenuhi berbagai kualifikasi ilmu dan kemampuan yang diharapkan. Ini merupakan salah satu dari konsekuensi, sekaligus tantangan yang harus dapat dijawab.

Liukan helikopter EC-120B Colibri, mengiringi Tarian Gemu Famire yang dibawakan wisudawan Sekolah Penerbang TNI AU A-101 dan Sekbang PTTA A-4. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Dijelaskan KSAU bahwa wingday adalah gerbang awal pengabdian seorang penerbang. Apalagi saat ini dan dalam beberapa waktu ke depan, TNI AU akan mendapat penambahan alutsista dalam jumlah relatif banyak.
“Ke depan, TNI Angkatan Udara akan dilengkapi berbagai alutsista modern mulai dari jet tempur generasi terbaru hingga pesawat nirawak berteknologi tinggi. Kalian lah para penerbang muda yang nanti akan mengawaki alutsista tersebut untuk menjaga angkasa bumi pertiwi,” tutur Fadjar.
Kepada para perwira, KSAU memberikan beberapa penekanan untuk dijadikan pegangan dalam menjalani masa pengabdian. Menurut KSAU, para perwira haru selalu memegang teguh prinsip airmanship yang telah ditanamkan. Prinsip tersebut harus menjadi landasan bertindak di setiap jenjang karier dan penugasan.
“Jadilah perwira penerbang yang profesional dan berkomitmen kepada tugas yang dibebankan, agar senantiasa siap ketika negeri ini membutuhkan pengabdian terbaik kalian,” kata KSAU.

KSAU dan Ibu Inong Fadjar Prasetyo, memberikan ucapan selamat kepada orang tua atas keberhasilan putra-putri menyelesaikan pendidikan Sekbang TNI AU A-101 dan Sekbang PTTA A-4. Foto: beny adrian/ mylesat.com
Pesan terakhir adalah untuk menjaga kehormatan diri. Jati diri seorang perwira sebagai patriot dan pemimpin adalah pada karakter dan keteladanannya. Untuk menjadi inspirasi di mana pun dan pada kondisi apa pun juga.
“Berbanggalah, sebagaimana kami senior kalian juga bangga, ketika menyaksikan kalian dilantik, seraya Wing Penerbang dan Wing PTTA disematkan di dada kalian,” ucap KSAU.