Meski Bukan Anggota NATO, Deplu AS Setujui Penjualan 40 Jet Tempur F-35 ke Swiss

0

MYLESAT.COM – Departemen Luar Negeri AS telah menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing (FMS) kepada Pemerintah Swiss untuk empat 40 pesawat tempur F-35A Lightning II JSF (Joint Strike Fighter) dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya 6,58 miliar dolar AS.

Dalam permintaanya, Pemerintah Swiss mengajukan pembelian hingga 40 pesawat F-35 JSF Conventional Take Off and Landing (CTOL), 46 mesin Pratt & Whitney F-135, 40 rudal Sidewinder AIM-9X Block II+ (Plus), 50 rudal Sidewinder AIM-9X Block II Captive Air Training Missiles (CATM), 6 rudal Sidewinder AIM-9X Block II Special Air Training Missiles (NATMS), 4 Unit Pemandu Taktis Sidewinder AIM-9X Blok II, 10 Unit Pemandu CATM Sidewinder AIM-9X Blok II, 18 Kit Pemandu JDAM KMU-572 untuk GBU-54, 12 Bom MK-82 500LB, 12 bom MK-82, Inert, 12 GBU-53/B Small Diameter Bomb II (SDB II) All-Up Round (AUR); dan 8 Kendaraan Uji Terpandu (GTV) GBU-53/B SDB II.

Swiss memang bukan anggota NATO, tetapi memiliki kerja sama dengan aliansi pertahanan dalam Kemitraan untuk Perdamaian dan Dewan Kemitraan Euro-Atlantik, di mana Swiss dapat menyuarakan keprihatinan tentang masalah kebijakan luar negeri dan keamanan.

Alasan Swiss tidak bergabung karena memiliki tradisi sebagai negara netral. Tradisi itu sempat membuat Swiss tidak bergabung dengan PBB sampai 2022.

Alasan selanjutnya, karena pada pasal 5 perjanjian NATO terdapat pertahanan kolektif yang mengatakan bahwa serangan satu ke anggota NATO dianggap sebagai serangan terhadap semua. Hal ini tak sejalan dengan prinsip Swiss tentang “netralitas bersenjata” yang dianutnya.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply