AL Brunei Terima Kapal Patroli Kelas Fearless Kedua dari Singapura, Dinamakan Al-Faruq

0

MYLESAT.COM – Beberapa hari yang lalu, telah dilaksanakan serah terima kapal patroli kedua dari Angkatan Laut Republik Singapura (RSN) kepada Angkatan Laut Kerajaan Brunei (RBN). Upacara berlangsung di Pangkalan Angkatan Laut Changi.

Upacara ini menandai kelanjutan hubungan bilateral yang kuat antara kedua angkatan laut dan selesainya proyek Patrol Vessel Transfer project. Hadir sebagai dalam upacara tersebut adalah Kapten Hj. Sarif Pudin bin Matserudin. Sarif Pudin bin Matserudin adalah Penjabat Komandan RBN dan Laksamana Muda Sean Watt, Kepala RSN.

Laksamana Muda Sean Watt mengawali upacara dengan pidato pembukaan yang dibalas pidato Komandan RBN. Keduanya menegaskan kembali hubungan yang kuat antara kedua angkatan laut.

Pelaksana Tugas Komandan RBN menyampaikan kutipan untuk penamaan kapal patroli KDB Al-Faruq. Bendera kebangsaan Negara Brunei Darussalam dan Panji RBN diserahkan kepada Letnan Komandan Pg. Khairul Anwar bin Pg. Dr. Abu Bakar, RBN, Komandan Al-Faruq dan dikibarkan di atas KDB Al-Faruq diikuti kumandang Azan dan Doa untuk memberkati acara tersebut.

Upacara dilanjutkan dengan penyerahan Simbol Sertijab oleh Kepala RSN kepada Pelaksana Tugas Komandan RBN dan dilanjutkan sesi foto bersama. Upacara serah terima diakhiri dengan berlayarnya KDB Al-Faruq beserta awak kapal menuju Brunei Darussalam.

Kapal ini diberi nama panggilan V8SD, di mana V8 mewakili panggilan internasional Brunei, ‘S’ mewakili Singapura dan ‘D’ mewakili nama kapal sebelumnya, Dauntless.

Al-Faruq juga akan mempertahankan panji yang sama dengan nomor 99 sebagai cerminan hubungan erat antara Brunei Darussalam dan Singapura.

“AL-FARUQ” adalah gelar yang diberikan kepada salah satu sahabat terdekat Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai Sayyidina Umar Al-Faruq. Karena keberaniannya dalam menegakkan keadilan dan membasmi penindasan.

Karakteristik ini dikaitkan dengan nama kapal sebelumnya Dauntless, menggarisbawahi sifat-sifat keberanian dan keteguhan hati, yang sangat penting dalam melaksanakan tugas-tugas angkatan laut kepada Allah Subhanahu Wata’ala, Kerajaan dan dalam mempertahankan kedaulatan maritim bangsa.

Kapal patroli kelas Fearless dibangun Singapore Technologies (ST) Marine untuk Angkatan Laut Republik Singapura pada 1990-an. Bersama-sama, kapal-kapal tersebut membentuk Skadron 182 dan 189. Kapal patroli kelas Fearless dipesan sebagai pengganti kapal patroli pesisir kelas Swift setelah dipindahkan ke Penjaga Pantai Polisi.

Enam kapal pertama dari kelas ini: Fearless (94), Brave (95), Courageous (96), Gallant (97), Resilience (98) dan Unity (99), dipersenjatai untuk misi perang antikapal selam. Enam kapal tersisa: Resilience (82), Unity (83), Sovereignty (84), Justice (85), Freedom (86), dan Independence (87) adalah kapal patroli.

Enam kapal pertama dipasang untuk perang antikapal selam, sedangkan sisanya dikonfigurasi sebagai kapal patroli.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply