MYLESAT.COM – Saat tulisan ini dibuat, Kamis (31/07/2025), sedang berlangsung test flight perdana pesawat angkut Airbus A400M Atlas pertama pesanan TNI AU. Penerbangan berlangsung aman dan lancar, sebuah langkah positif sebelum pesawat melaksanakan home flight ke Jakarta yang direncanakan pada November 2025.
Soal rencana pengriman A400M ke Indonesia pada November tahun ini, terungkap dalam acara Media Briefing Indo Defence yang digelar Airbus beberapa waktu lalu di Jakarta.
Dani Adriananta, Airbus Chief Representative Indonesia menyampaikan bahwa pengiriman A400M Indonesia akan dilakukan lebih cepat. Rencana ini, menurutnya, karena proses produksinya berjalan sesuai rencana.
“Unit perdana A400M akan tiba pada bulan November ini,” ujarnya. Masih menurut Dani, pesawat kedua akan menyusul pada kuartal pertama 2026.
Dari informasi yang mylesat.com kumpulkan, saat ini tengah berlangsung tahap pelatihan konversi oleh empat penerbang TNI AU yang terpilih di fasilitas Airbus di ITC Airbus Seville, Spanyol. Pada saat bersamaan juga dilaksanakan pelatihan terhadap personel teknik dan avionik.
Pusat Pelatihan Internasional (ITC) di Sevilla, Spanyol, merupakan fasilitas utama milik Airbus yang mengkhususkan diri dalam pelatihan awak pesawat dan personel pemeliharaan untuk pesawat militer, khususnya A400M dan A330 MRTT.
ITC menawarkan berbagai program pelatihan, termasuk pelatihan dasar dan lanjutan bagi pilot, loadmaster, personel pemeliharaan, dan petugas pengiriman udara. ITC juga memainkan peran penting dalam mengembangkan dan menjaga standar pelatihan serta perangkat bantu pelatihan bagi jaringan pelatihan Airbus secara keseluruhan.
Keempat penerbang TNI AU yang tengah menjalani pelatihan adalah:
- Mayor Pnb Putut Satriya
- Mayor Pnb Riki Sihaloho
- Kapten Pnb Fathir Muhammad Hadiid
- Kapten Pnb Indra Kusuma N
Dari keempat penerbang TNI AU ini diketahui bahwa salah satunya yaitu Kapten Pnb Fathir M. Hadiid juga menjadi salah satu penerbang yang pernah menjalani type rating course pesawat C-130J Hercules di Lockheed Martin, dan sekarang terpilih untuk menjalani tahap yang sama untuk pesawat A400M di Airbus.
Keempat penerbang ini menjalani sejumlah tahap pelatihan (Type Rating Course) yang berlangsung dari 16 Juli hingga 25 Oktober 2025 di Spanyol. Fase pelatihan meliputi CBT (Computer-Based Training), FTD (Flight Training Devices), dan FFS (Full Flight Simulator).
Setelah menyelesaikan tahapan ground training (simulator), secara bergantian keempat penerbang TNI AU ini akan melaksanakan fase latihan terbang di pesawat A400M yang akan dilakukan di Indonesia.
Setelah tahap latihan selesai di Spanyol dan seluruh personel beserta pesawat tiba di Skadron Udara 31 yang akan menjadi home base A400M bersama C-130J, akan dilanjutkan dengan program pelatihan Initial Operation Experience di Halim training area selama satu bulan.
Welcome Grizzly