MYLESAT.COM – Embraer dan Finnair telah menandatangani perjanjian untuk pengadaan hingga 46 pesawat E195-E2, yang terdiri dari 18 pesanan pasti, 16 opsi, dan 12 hak pembelian.
Pesawat E195-E2 ini akan menggantikan armada lama Finnair, sekaligus mendukung strategi pertumbuhan yang menguntungkan bagi maskapai tersebut.
Dipilih karena efisiensi, keandalan, dan daya tariknya bagi penumpang, E195-E2 merupakan pesawat lorong tunggal paling senyap yang tersedia saat ini, serta hingga 35% lebih hemat bahan bakar dibandingkan generasi sebelumnya, E190, yang dioperasikan Finnair.
Dengan kabin paling senyap di kelasnya serta konfigurasi nyaman tanpa kursi tengah, E195-E2 turut mendukung target iklim Finnair sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan.
“Ini adalah salah satu investasi terbesar dalam sejarah Finnair yang telah berusia 102 tahun, sekaligus langkah penting dalam strategi kami. Embraer E2 akan memungkinkan kami memperkuat jaringan Eropa dan memanfaatkan peluang pertumbuhan di pasar, sekaligus meningkatkan daya saing melalui keandalan, fleksibilitas, dan tingkat kenyamanan pelanggan yang tinggi. Yang tak kalah penting, investasi ini juga mengurangi jejak CO2 kami, sejalan dengan target iklim perusahaan,” ujar CEO Finnair, Turkka Kuusisto.
“Embraer merasa terhormat dapat mendukung babak baru perjalanan Finnair,” ujar Arjan Meijer, Presiden & CEO Embraer Commercial Aviation.
“Kombinasi unik antara efisiensi, kenyamanan, dan keandalan dari E195-E2 memberikan nilai nyata—penggunaan bahan bakar lebih rendah, emisi CO2 lebih kecil, dan efisiensi ekonomi yang lebih baik. Kami berharap dapat membantu Finnair memodernisasi armada jarak pendeknya agar lebih sesuai dengan permintaan pasar, mengurangi emisi, dan membuka peluang pertumbuhan.”
Pengiriman pesawat yang dikonfigurasi dengan 134 kursi ini dijadwalkan mulai pada paruh kedua tahun 2027. Pesanan ini akan dimasukkan ke dalam backlog Embraer pada kuartal pertama 2026.