Punya 2 Monster Laut, Myanmar Terima Kapal Selam Bekas Pakai dari China

0

MYLESAT.COM – China telah menyerahkan kapal selam serang bekas diesel-listrik Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China kepada Myanmar. Pengiriman kapal selam Type 035 atau kelas Ming ini menandai pengalihan pertama kapal selam ini di antara kedua negara.

Pengoperasian kapal selam Type 035 yang diberi nama UMS Minye Kyaw Htin, menjadikan armada negara Asia Tenggara ini menjadi dua kapal.

Pada Maret 2020, Myanmar menerima pengiriman kapal kelas Project 877 Kilo buatan Rusia dari India.

Menurut militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, panglima tertinggi militer Myanmar dan pemimpin pemerintah militer yang mengambil alih kekuasaan pada Februari setelah kudeta, menghadiri upacara peresmian kapal selam pada 24 Desember 2020.

Tanggal tersebut bertepatan dengan peringatan 74 tahun angkatan laut. Selain kapal selam, Jenderal Min juga menyaksikan induksi Kapal Patroli Lepas Pantai UMS Inwa dari kelas Inlay, dua kapal serang cepat sungai 18 meter dan empat kapal patroli sungai 20 meter.

Portal berita independen berbahasa Inggris Irrawaddy melaporkan, kapal selam yang baru ditugaskan akan digunakan sebagai kapal selam serang dan kapal latih.

Sebelumnya sebuah kapal selam Type 035 yang berlayar di bawah bendera China dan diyakini sebagai kapal yang sama yang dipindahkan ke Myanmar, terlihat menuju barat di Selat Singapura pada 18 Desember.

Sebuah video yang diposting di media sosial menunjukkan bahwa kapal selam itu berlayar di atas wilayah yang diklaim sebagai Sungai Yangon, dikawal kapal serang cepat Type 5 Angkatan Laut Myanmar.

Tidak ada penjelasan lebih lanjut tentang transfer kapal selam ini.

China sebelumnya menjual dua kapal selam Type 035G yang diperbaharui ke Bangladesh dan juga telah menjual kapal selam S26T yang lebih baru ke Thailand.

China adalah pemasok senjata utama Myanmar. Angkatan Laut Myanmar dilengkapi rudal anti kapal C-802 buatan China.

Sementara angkatan udaranya mengoperasikan beberapa pesawat buatan China, termasuk jet tempur Chengdu JF-17 Thunder dan pesawat transpor Shaanxi Y-8.

Pengalihan kapal selam ini merupakan sinyal bahwa China melanjutkan dukungannya untuk pemerintah militer Myanmar.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply