Taiwan Siaga Satu Saat Drone Tempur TB-001 “Kalajengking” China Terbang dari Ujung ke Ujung

0

MYLESAT.COM – Sebuah pesawat tak berawak jarak jauh dengan kemampuan tempur milik China, dilaporkan telah terbang mengitari Taiwan, seperti diungkap Kementerian Pertahanan Taiwan Jumat (28/04/2023). Drone membawa muatan persenjataan ini dinamakan Kalajengking (Scorpion).

Taiwan yang demokratis hidup di bawah ancaman serangan dari Beijing, yang menganggap pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya.

Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan bahwa mereka mendeteksi 38 pesawat China, termasuk pesawat tak berawak TB-001 yang dijuluki “kalajengking berekor kembar (twin-tailed scorpion)” di sekitar pulau itu antara pukul 6 pagi (10.00 GMT) pada Kamis dan pukul 6 pagi pada hari Jumat.

TB-001 adalah salah satu drone terbesar China dan memiliki jangkauan penerbangan 6.000 kilometer (3.700 mil).

Jalur penerbangan pesawat tanpa awak ini melintasi garis median (batas tidak resmi yang memisahkan Selat Taiwan) ke selatan pulau sebelum terbang di sekitar pantai timur dan kembali ke China.

Media lokal mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya kementerian pertahanan Taiwan melaporkan sebuah pesawat militer China mengitari pulau tersebut dari satu ujung garis tengah ke ujung lainnya.

Kemnhan Taiwan menambahkan bahwa 19 dari pesawat tersebut telah melintasi garis tengah Selat Taiwan atau memasuki wilayah barat daya, tenggara, dan timur laut Taiwan (zona identifikasi pertahanan udara) atau ADIZ, jumlah serangan tertinggi sejak China mengakhiri latihan perang selama tiga hari pada awal bulan ini.

Zona ini tidak sama dengan wilayah udara teritorial Taiwan dan mencakup area yang jauh lebih luas yang tumpang tindih dengan bagian dari ADIZ China, bahkan sebagian daratan China.

China sebelumnya mengerahkan drone ini selama latihan militer yang berakhir pada 10 April dan melibatkan simulasi serangan yang ditargetkan dan blokade Taiwan.

Latihan perang ini merupakan respon dari kunjungan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen ke Amerika Serikat di mana ia bertemu Ketua DPR Kevin McCarthy.

Secara terpisah, militer China mengatakan bahwa mereka mengirim jet tempur untuk melacak sebuah pesawat pengintai AS yang terbang melintasi Selat Taiwan pada hari Jumat.

Dipimpin Amerika Serikat, militer Barat secara teratur melakukan “operasi kebebasan navigasi” dengan kapal perang dan pesawat untuk menegaskan status internasional dari jalur perairan regional seperti Selat Taiwan dan Laut Cina Selatan.

Dalam sebuah unggahan di media sosial mengenai insiden tersebut, militer Cina mengatakan bahwa pesawat AS tersebut adalah P-8A Poseidon. Armada Ketujuh Angkatan Laut AS mengonfirmasi penerbangan tersebut. “Dengan beroperasi di Selat Taiwan sesuai hukum internasional, Amerika Serikat menjunjung tinggi hak-hak navigasi dan kebebasan semua negara,” katanya.

Terakhir kali P-8A terbang melintasi Selat Taiwan pada Februari, yang memicu reaksi serupa dari China.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply