KAI Kirim Pesawat TA-50 Block 2 LIFT Terbaru kepada Angkatan Udara Korea Selatan

0

MYLESAT.COM – Badan pengadaan alutsista Korea Selatan pada Kamis (28/12/2023), mengirimkan model pertama TA-50 Block 2 LIFT (lead-in fighter trainer) terbaru kepada Angkatan Udara Korea Selatan. Kantor Berita Yonhap melaporkan bahwa pengiriman tersebut merupakan bagian dari proyek senilai 1 triliun won (771,8 juta dolar AS) untuk 20 pesawat latih TA-50 Block 2 hingga 2026.

Block 2 adalah varian upgrade dari TA-50 Block 1, di mana 22 unit di antaranya saat ini dioperasikan oleh Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF). RoKAF mengungkapkan tiga hari sebelumnya bahwa Komite Promosi Proyek Pertahanan telah menyetujui rencana akuisisi sejumlah Block 2 yang dirahasiakan di bawah proyek yang dianggarkan sekitar 1 triliun won. Proyek ini diharapkan akan selesai pada 2024.

KAI T-50 Golden Eagle adalah keluarga pesawat jet latih supersonik canggih dan pesawat tempur ringan Korea Selatan, yang dikembangkan Korea Aerospace Industries (KAI) dengan Lockheed Martin. T-50 merupakan pesawat supersonik asli Korea Selatan dan salah satu dari sedikit pesawat latih supersonik di dunia.

Pengembangannya dimulai pada akhir 1990-an, dan penerbangan perdana dilakukan pada 2002. Pesawat ini memasuki layanan aktif dengan Angkatan Udara Korea pada 2005.

T-50 telah dikembangkan lebih lanjut menjadi varian aerobatik dan tempur, yaitu T-50B, TA-50, dan FA-50. Varian multirole F-50 dengan satu kursi sempat dipertimbangkan sebelum akhirnya dibatalkan. T-50B digunakan oleh tim aerobatik Angkatan Udara Korea Selatan.

TA-50 Block 2 adalah varian T-50 yang akan digunakan untuk melatih penerbang tempur masa depan dalam operasi senjata dan radar di antara taktik lainnya sebelum ditugaskan ke unit tempur. TA-50 dirancang beroperasi sebagai platform tempur lengkap untuk senjata presisi berpemandu, rudal udara ke udara dan rudal udara ke darat.

TA-50 dapat memasang pod utilitas tambahan untuk pengintaian, bantuan penargetan, dan perang elektronik.

Varian intai dan peperangan elektronik juga sedang dikembangkan, masing-masing diberi nama RA-50 dan EA-50. Versi Blok 2 yang baru dilengkapi pencahayaan yang cocok untuk peralatan penglihatan malam dan telah meningkatkan kemampuan operasional amunisi.

Irak memesan 24 varian latih yang disebut T-50IQ pada 2013, dan menerimanya tahun 2016. Varian serang ringan TA-50 juga telah dipesan Indonesia pada 2011, dengan 16 pesawat mulai beroperasi pada 2014; tambahan 6 pesawat dipesan tahun 2021.

Filipina memesan 12 unit varian tempur ringan FA-50 pada 2014, yang dikirim dalam beberapa tahun ke depan dan negara ini sedang mempertimbangkan untuk memesan 12 unit lagi.

Thailand memesan 12 unit varian latih canggih T-50 (T-50TH) mulai 2015. Pada 2022, Polandia memesan 48 FA-50, diikuti Malaysia pada 2023 yang memesan 18 varian Block 20 terbaru.

Share.

About Author

Being a journalist since 1996 specifically in the field of aviation and military

Leave A Reply