MYLESAT.COM – Dalam peperangan modern, pangkalan udara dan landasan menjadi salah satu sasaran penting karena lumpuhnya landasan dapat membatasi kemampuan sebuah angkatan udara untuk menghasilkan kekuatan tempur.
Karena itu, kesiapan tempur sebuah negara tidak cukup hanya diukur dari jumlah pesawat dan persenjataan, tetapi juga dari kemampuan mempertahankan operasi ketika pangkalan utama tidak dapat digunakan.
Betul, pemahaman ini bukan konsep baru. Penggunaan jalan raya sebagai landasan darurat (highway strip) pesawat militer sudah memiliki sejarah panjang, terutama sejak Perang Dingin.
Salah satu contoh paling jelas adalah Jerman Barat. Sejak 1960-an, sejumlah ruas Autobahn disiapkan sebagai emergency landing sites. Pada Operation Highway 84 tahun 1984, NATO melakukan latihan besar di Autobahn A29.
Pesawat seperti F-15 Eagle, F-16 Fighting Falcon, Tornado, A-10 Thunderbolt, Mirage III, C-160 Transal, hingga C-130 Hercules melakukan pendaratan dan operasi dari ruas jalan tersebut. Tujuannya adalah memastikan pesawat tetap dapat beroperasi apabila pangkalan udara utama dihancurkan atau tidak dapat digunakan.