Sebuah pesawat Cessna 208Â Grand Caravan PK-LTV milik Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua, tergelincir di Bandara Sentani, Rabu (18/10/2017). Pesawat yang dioperasikan oleh PT Asian One Air itu mengalami insiden sekitar pukul 17.10 WIT.
Kepala Dinas Operasi Lanud Jayapura Mayor Nav Djoko Purnomo turut membantu dan mengawasi proses evakuasi yang dilakukan personel Lanud Jayapura.
Insiden tersebut dilaporkan kepada ATC dan Aviation Security oleh Serma Suwoto yang merupakan personel Paskhas yang saat itu sedang berjaga dan melaksanakan patroli di sekitar runway 30.
Dalam laporannya disampaikan bahwa pesawat dengan registrasi PK-LTV mengalami insiden pada saat melaksanakan maintenance swing compass. Sesaat sebelum taxiway Foxtrot, pesawat berbelok ke kiri keluar taxiway dan masuk ke parit.

Proses evakuasi pesawat PK-LTV. Foto: Pen Lanud Jayapura
Selanjutnya pukul 19.50, pesawat berhasil dievakuasi ke taxiway dan ditarik menuju hanggar Tariku. Kemudian dilakukan pengecekan untuk memastikan taxiway dan runway dalam keadaan aman dari obstacle.
Pesawat diterbangkan oleh Capt. Zelda bersama tiga teknisi yang teridir dari Rihantoro, Ridwan, dan Petrus. Mereka dievakuasi pukul 20.30 ke hanggar Tariku.
Seperti dikutip seputarpapua.com, PK-LTV yang dioperasikan PT Asian One Air ini sebelumnya pernah mengalami insiden tergelincir di Bandara Aminggaru, Ilaga, pada 13 Oktober 2016.
Teks: beny adrian