Demi Konsolidasi Bisnis, Volvo Jual Saham di Deutz

Pabrikan spesialis pembuat kendaraan berat Volvo Group, telah menjual saham kuartalnya di pembuat mesin diesel Jerman, Deutz AG, sebagai bagian dari strategi lebih luas untuk mengkonsolidasikan kepentingan bisnis organisasi Swedia.

Pengumuman bahwa 25% saham Deutz telah terjual dilakukan pada 7 Juli lalu. Penjualan dilakukan kepada investor institusi.

Volvo pertama kali mengambil saham minoritas di Deutz tahun 1998 di bawah kesepakatan antara perusahaan untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga diesel.

Sahamnya meningkat menjadi 25% di tahun 2012. Deutz terutama melayani pasar industri komersial meskipun mesinnya dapat ditemukan di sejumlah besar sistem berbasis darat militer.

Volvo mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa hasil penjualan tersebut, yang dilakukan melalui proses pembuatan buku, menghasilkan 225 juta dolar AS, dan akan menghasilkan keuntungan modal sekitar 350 juta crowns.

Sebagai bagian dari dorongan untuk mendongkrak keuntungan kelompok, Volvo telah melepaskan bisnis periferal dalam beberapa tahun terakhir.

Di antaranya menjual operasi teknologi informasi (TI) eksternal dan portofolio properti tahun lalu serta mengharapkan menjual sebagian besar unit militer Governmental Sales akhir tahun ini.

Grup Volvo adalah perusahaan manufaktur multinasional Swedia yang berkantor pusat di Gothenburg. Perusahaan ini terkenal dengan produksi mobil-mobil berkapasitas besar untuk kepentingan angkut berat militer seperti membawa tank tempur utama (MBT).

Di Indonesia sejak lama truk Volvo digunakan oleh kalangan bisnis. Terakhir, Volvo dan Scania terpilih sebagai platform untuk mobil angkuta Trans Jakarta.

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: