Jadikan N219 Hadiah Istimewa di Hari Kemerdekaan RI ke-72

Sebuah kado teramat indah kembali diberikan oleh PT Dirgantara Indonesia menyambut 72 tahun Indonesia Merdeka. BUMN pembuatan pesawat terbang ini berhasil melakukan penerbangan perdana pesawat N219 twin-turboprop di Bandung, Rabu, 16 Agustus 2017.

N219 PK-XDT lepas landas pukul sekitar pukul 09.10 WIB dari landas pacu Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Pesawat kebanggaan PTDI ini diterbangkan oleh kepala pilot uji PTDI Captain Esther Gayatri Saleh.

Dilepas tepuk gemuruh serta ucapan syukur dari segenap karyawan PTDI menanti detik-detik mengangkasanya N219 untuk pertama kali, pesawat akhirnya menuntaskan penerbangan sekitar 26 menit di atas Kota Bandung.

“Ini tonggak sejarah setelah 22 tahun, kita bisa mengudara lagi dengan prototipe yang baru,” ujar Esther bangga usai mendaratkan N219.

Sebelumnya, di tempat yang sama, N219 menuntaskan sejumlah uji darat.

N219 disiapkan sejak 2007 sebagai pesawat multimisi, berkemampuan short take-off and landing yang bisa beroperasi di landasan terbatas.

Prototipe N219 untuk pertama kali diperlihatkan pada Desember 2015.

Program pembuatan N219 senilai Rp 300 miliar, dibiayai bersama oleh Kementerian BUMN, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

N219 memiliki spesifikasi panjang kesleuruhan 16,7 m, tinggi 6,2 m, rentang sayap 19,5 m dan dirancang untuk 19 penumpang.

Pesawat memiliki berat maksimum lepas landas 7.030 kg (15,498 lb) dan mampu membawa beban seberat 2.313 kg (5,099 lb).

 

Teks: beny adrian

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: